Beranda Akses Satpam yang Mengaku Polisi, Bukan Karyawan Swiss-Belhotel Jambi

Satpam yang Mengaku Polisi, Bukan Karyawan Swiss-Belhotel Jambi

KOTAJAMBI, AksesJambi.com – Pihak Swiss-Belhotel Jambi mengklarifikasi terkait kasus Satpam yang mengaku sebagai Anggota Polsek Telanaipura, Adam Baidawi (44) yang membawa nama Swiss-Belhotel saat ditangkap Tim Unit Reskrim Polsek Danau Teluk.

Adam dilaporkan ke polisi tertanggal 28 Agustus 2018, dikarenakan juga mencuri Pisau Sawit dan Kacamata Las di Camp Pelabuhan Pasir milik warga Kelurahan Pasir Panjang, Kecamatan Danau Teluk, Kota Jambi.

Dalam hal ini, pihak Swiss-Belhotel Jambi menjelaskan bahwa tersangka tersebut tidak lagi bekerja di Swiss-Belhotel Jambi, akibat pernah bolos kerja tanpa keterangan. Begitu juga SOP dari pihak Hotel apabila tidak datang kerja tanpa pengetahuan maka akan diberhentikan.

Dengan kasus kriminal yang dilakukan Adam tidak ada kaitannya dengan Swiss-Belhotel Jambi dan sepenuhnya tanggung Jawab dari PT. Krisna Jaya Mandiri dikarenakan atas perjanjian kedua belah pihak pada tanggal 1 Februari 2018.

BACA JUGA: Lakukan Pemerasan, Satpam Mengaku Utusan Mabes Polri Dibekuk

Marketing Communication Manager Swiss-Belhotel Jambi, Silvy Wong menjelaskan bahwa pihak Swiss-Belhotel sendiri telah mengirim surat teguran kepada PT. krisna Jaya Mandiri tanggal 27 Agustus 2018 dikarenakan Adam Baidawi yang tidak masuk kerja tanpa keterangan pada tanggal 26 Agustus 2018.

“Kita pada tanggal 1 September 2018 mengirim surat kepada PT.Krisna Jaya Mandiri untuk mengembalikan Adam Baidawi dan meminta kepada perusahaan untuk mengevaluasi kembali karyawan yang lebih kompeten sesuai dengan yang telah disepakati dalam perjanjian kerjasama,” jelas Silvy.

Lebih lanjut, dijelaskan Silvy bahwa Adam hanya tenaga kerja Outsourcing atau pihak ketiga yang bekerja menjadi satpam di Swiss-Belhotel yang ditugaskan oleh PT. Krisna yang masa kerjanya 26 Juli sampai 30 Agustus 2018. Sampai akhir tanggal masa kerjanya, beliau masih kerja.

“Itu bukan tanggung jawab kita, karena dia sudah dikembalikan, kita juga mengirim surat kepada pihak kedua. Yang kita tidak sukai dia membawa nama Swiss-Belhotel,” tegas Silvy.

Untuk akibat dari pembawaan nama Swiss-Belhotel Jambi, hal ini beresiko pencemaran nama baik. Pembahasan lebih lanjut mengenai perjanjian antara perusahaan, Swiss-Belhotel Jambi akan adakan rapat internal. (Alpin)

DRadio 104,3 FM Jambi