Beranda Akses Dinas PUPR Merangin Diduga Pungut 10 hingga 15 Persen per Proyek

Dinas PUPR Merangin Diduga Pungut 10 hingga 15 Persen per Proyek

Ilustrasi. Foto: ist
Ilustrasi. Foto: ist

MERANGIN, AksesJambi.comPraktek Gratifikasi (Suap) dalam loby-loby proyek atau dalam melancarkan jalan untuk memenangkan suatu proyek oleh pihak rekanan, mencuat di Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Merangin.

Hal ini diduga terjadi di Bidang Bina Marga Dinas PUPR Merangin. Dari informasi yang dihimpun, bagi rekanan yang ingin mendapatkan proyek diwajibkan menyetor 10 persen hingga 15 persen.

“Tiap ambil proyek di sano (Dinas PUPR Merangin, red) bayar trus. Berpariatif, ada yang 10 persen sampai 15 persen tergantung besar anggaran yang diberikan,” kata salah satu sumber kesal, Jumat (05/03/2021).

Masih dikatakan sumber di atas, yang tidak ingin disebutkan namanya, uang tersebut diberikan lansung ke Zulpiandi alias Upi, yang merupakan orang suruhan Kepala Dinas (Kadis) PUPR Merangin, Aspan.

“Tanyo ke Upi tau galo dio tu. Kalau sayo setiap main proyek ke Upi lah nyetornyo,” tambahnya.

Hal senada diuraikan rekanan lainnya, yang juga minta namanya tidak disebutkan. Baginya, setiap main proyek pasti diarahkan ke Upi soal setoran.

“Ke Upi lah selama ini. Kadis yang menyuruh kasih ke dia (Upi). Kalau idak bayar gak akan dapat proyek,” singkatnya.

Sedangkan, Zulfiandi alias Upi, ketika dikonfirmasi membantah bahwa dirinya sebagai orang suruhan Kadis PUPR Merangin untuk menerima setoran uang muka proyek.

“Kalau itu tidak benar dak, siapo kontraktor yang bilang cubo tunjukkan,” dalih Upi menghakhiri telpon. (JON)

DRadio 104,3 FM Jambi