Beranda Akses Mantan Kadis Dukcapil Bantah Isu KTP Bodong

Mantan Kadis Dukcapil Bantah Isu KTP Bodong

MUAROJAMBI, AksesNews – Mantan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Muaro Jambi, Zakaria, membantah adanya isu beredarnya Kartu Tanda Penduduk (KTP) bodong alias palsu.

Menurut Zakaria, itu hanya Miss koordinasi saja, tidak ada KTP bodong, Kartu Keluarga (KK) sudah diterbitkan tanggal (27/07/2022) saat dirinya masih menjabat sebagai Kepala Dinas Dukcapil dan ditandatangani secara elektronik.

“Jadi ini hanya Miss koordinasi saja, sebenarnya suratnya sudah terbit tanggal 27, dan melalui proses pindah yang sesuai dari kabupaten Sarolangun,” tegas Zakaria.

Sebelumnya kejanggalan timbul akibat keterangan dari pihak Dukcapil Afrizal yang menyatakan bahwa data NIK masih Singkut (Sarolangun), namun Afrizal tidak dapat menunjukkan datanya, sehingga menambah kecurigaan.

Untuk diketahui permasalahan tersebut terungkap pada saat turnamen bola Voli tingkat Kabupaten Muaro Jambi yang berlangsung di Desa Kebon IX pada Rabu (03/08/2022) kemarin. Syarat mengikuti turnamen, setiap anggota klub harus berdomisili tetap di Muaro Jambi yang dibuktikan dengan menunjukkan KTP sah dan hanya diperbolehkan membawa dua orang pemain dari luar Muaro Jambi.

Salah satu klub yaitu Avatar mendapat protes dari lawan mainnya yaitu klub kansas, karena ada satu pemain Avatar yang mereka kenal merupakan warga Sarolangun, namun memiliki KTP Muaro Jambi yang baru diterbitkan tanggal (01/08/2022).

Tim yang merasa janggal kemudian meminta yang bersangkutan menunjukkan Kartu kependudukan. Namun tidak bisa ditunjukkan dengan dalih KK masih dalam proses pengurusan di dukcapil Muaro Jambi.

Hal itu, diungkapkan oleh pihak klub Avatar Raden Fauzi yang juga merupakan anggota DPRD Provinsi Jambi Fraksi PKS Dapil Muaro Jambi. Menurut Fauzi dirinya sudah berkoordinasi dengan pihak Dukcapil terkait penerbitan KTP pemainnya tersebut.

“Yang jelas syaratnya KTP, kalau minta KK belum ada karena masih diproses, dua minggu lagi baru selesai, kamu tau kan saya Anggota DPR,” ujar Fauzi saat berdebat dengan Tim Kansas didepan Panitia pelaksana.

Tentu saja pernyataan Fauzi itu menambah kejanggalan tim Kansas, dan menimbulkan pertanyaan terkait keaslian KTP tersebut.
Hal itu diungkapkan Mujiono salah seorang anggota tim Kansas.

“Ini kan aneh, KTP nya ada tapi KK masih di proses, sementara kami para pemain sangat mengetahui kalau si Nanda ini orang Singkut,” ujarnya. (Ags)