Beranda Akses Kasus Covid-19 Fluktuatif, Jambi Tambah 14 Positif dan 20 Sembuh

Kasus Covid-19 Fluktuatif, Jambi Tambah 14 Positif dan 20 Sembuh

Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah. Foto: Humas Pemprov Jambi
Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah. Foto: Humas Pemprov Jambi

JAMBI, AksesNews – Tingkat kesembuhan pasien dan penambahan kasus positif Covid-19 di Provinsi Jambi masih fluktuatif. Dimana, banyak pasien yang sembuh, juga masih ditemukan kasus positif baru.

“Hari ini, terkonfirmasi positif bertambah 14 kasus, pasien sembuh bertambah 20 orang, 1 orang tercatat meninggal. Sehingga, total kematian di Jambi berjumah 57 orang,” kata Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah, Senin (04/01/2021).

Pasien yang meninggal tersebut berasal dari Kota Sungai Penuh, yakni pasisn 3.245 inisial KSI seorang laki-laki berusia 61 tahun dengan keterangan hasil rapid test Antigen Positif.

“Untuk penambahan kasus positif baru di Provinsi Jambi, berasal dari Kota Jambi 4 orang dan Kabupaten Muaro Jambi 10 orang. Sehingga, total keseluruhan terkonfirmasi positif di Provinsi Jambi sudah 3.336 kasus,” jelasnya.

Berdasarkan sebaran data terbaru Covid-19 Jambi, suspek kurang 2 jadi 111 kasus, pasien positif baru naik 14 jadi 3.336 kasus, dirawat 738 pasien, sembuh tambah 20 jadi 2.541 orang, kematian tambah 1 jadi 57 orang dan spesimen 61 tunggu.

Sementara itu terkait vaksin Covid-19 yang sudah tiba di Jambi, Johansyah mengatakan saat ini 20.000 dosis vaksin sudah disimpan di tempat penyimpanan khusus ke alat pendinginan Gudang Balai Farmasi Jambi.

“Seluruh vaksin yang baru saja tiba di Jambi telah disimpan ke alat pendinginan Gudang Balai Farmasi Jambi dengan suhu yang tetap terjaga antara 2-8 derajat Celcius,” ungkapnya.

Jambi Umumkan Update Kasus Harian dan Terkait Vaksin Covid-19

Untuk diketahui, Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang akan digunakan pada tanggal 14 Januari 2021 mendatang, mengandung bahan antara lain inactivated virus dan tidak mengandung sama sekali virus hidup atau yang dilemahkan.

Bahan selanjutnya adalah Alumunium Hidroksida yang berfungsi untuk meningkatkan kemampuan vaksin. Ada pula Larutan fosfat sebagai penstabil (Stabilizer), dan larutan garam Natrium Klorida untuk memberikan kenyamanan dalam penyuntikan.

Vaksin ini juga tidak mengandung bahan seperti boraks, formalin, merkuri, serta tidak mengandung pengawet. Vaksin yang akan digunakan nanti telah melalui tahapan pengembangan dan serangkaian uji yang ketat, sehingga terjamin kualitas, keamanan dan efektifitasnya. (Bjs/*)

DRadio 104,3 FM Jambi