Beranda Akses Gara-Gara Lupa Cabut Kunci, Motor Petugas Sensus Penduduk Jambi Raib

Gara-Gara Lupa Cabut Kunci, Motor Petugas Sensus Penduduk Jambi Raib

JAMBI, AksesNews – Fikran (24) warga Perumahan Bougenville, RT. 49, Kelurahan Kenali Besar, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi yang merupakan petugas Sensus Penduduk 2020 kehilangan sepeda motor Honda Beat warna hitam miliknya.

Kejadian tersebut terjadi Pada Rabu (02/09/2020) kemarin, sekira pukul 11.00 WIB di kawasan Lorong Jambi, RT. 34 Kelurahan Mayang Mangurai, Kecamatan Alam Barajo, Kota Jambi.

Aksi pencurian terjadi saat korban baru saja tiba di lokasi tempat untuk melakukan pendataan penduduk warga. Saat itu, Fikran pergi untuk berkeliling mendata penduduk. Namun, ia lupa kalau kunci motornya tak dibawa.

“Saya baru sadar pada saat kembali ke tempat parkir motor, ternyata motor saya sudah tidak ada lagi. Saat diperiksa kunci motor di dalam tas dan juga saku celana, ternyata tidak ada. Saya lupa mencabut kunci motornya,” sebut Fikran, Kamis (03/09/2020).

Sementara itu, Budi (46) selaku Ketua RT setempat, mengatakan bahwa dirinya baru mengetahui kejadian tersebut saat ditelpon oleh warga bahwa petugas sensus penduduk kehilangan sepeda motor. Kemudian, dirinya langsung mengecek ke lokasi kejadian.

“Jadi sepeda motor ini bisa hilang, lantaran petugas sensus penduduk tersebut meninggalkan kunci motornya. Karena dia lupa membawa kunci motornya, dan korban langsung saya bawa ke rumah warga saya untuk melihat rekaman CCTV yang berada di rumahnya,” jelasnya.

Kebetulan CCTV tersebut mengarah ke jalan dan setelah dicek rekaman CCTV, benar saja pelaku pencurian sepeda motor terlihat. Pelaku berjumlah dua orang, dengan menggunakan sepeda motor Genio warna merah.

Satu pelaku menggunakan baju kemeja lengan panjang warna biru langit dan celana levis warna biru muda, sedangkan satu pelakunya lagi menggunakan jaket warna abu-abu tanpa helm, hanya menggunakan masker.

“Tadi kita juga sudah datangin Polsek Kota Baru untuk melaporkan kejadian tersebut, namun anggota meminta untuk membawa STNK dan BPKB motor untuk keterangan,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Kota Baru AKP Afrito Marbaro melalui Kanit Reskrim Polsek Kota Baru Ipda Rizki Ramadhan mengatakan, bahwa pihaknya belum ada menerima laporan tersebut.

“Mungkin nanti pasti korban akan melapor, baru nanti kita akan gerak untuk melakukan olah TKP,” pungkasnya. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi