Beranda Akses Selundupkan Sabu, Warga Johor Ditangkap di Jambi

Selundupkan Sabu, Warga Johor Ditangkap di Jambi

KOTAJAMBI, AksesJambi.com – Pengedar Narkoba asal Negri Jiran, Malaysia berhasil ditangkap Satresnarkoba Polresta Jambi di Bendara Sultan Thaha Jambi pada Sabtu 01 September 2018 sekira pukul 19.30 WIB, tersangka di duga membawa Narkoba jenis Sabu.

Penangkapan tersebut tepatnya di pintu perkarangan bendara Sultan Thaha Jln.Soekarno Hatta No.01 Kelurahan Paal Merah Kota Jambi. Tersangka tersebut ialah Isa Bin Muhamed (35) asal kampung melayu Majide, Johor berkebangsaan Malaysia.

“Tersangka membawa sabu dengan menelannya atau di makan. Dengan hal tersebut kita bawa ke rumah sakit Bhayangkara untuk di rontgen (X-ray) ternyata hasil positif,” jelas Kapolresta Fauzi Dalimunthe, Senin (03/09/2018).

Tak hanya itu, di Jambi sendiri masih ada terlapor yang diduga menjemput Isa di Bendara. Dari hasil penggeladahan tidak ditemukan barang bukti narkoba. Terlapor tersebut ialah Saprianto (42) warga Mendalo Laut, Kecamatan Jeluko Kota Jambi.

Kapolresta Jambi menjelaskan kronologisnya ialah berdasarkan laporan masyarakat dari Batam pada hari Jumat 31 Agustus 2018 bahwa ada WNA dari Malaysia diduga membawa sabu menuju Jambi. Berbekal informasi tersebut, tim opsnal 1 langsung berangkat ke Batam untuk melakukan pembuntutan.

“Sabtu kemari tanggal 01 September 2018, sekira pukul 16.30 WIB, anggota langsung mengikuti terlapor Isa dari bendara Hamgdim Batam menuju Bendara Sultan Thaha Jambi. Sekira pukul 19.30 WIB sampai di Jambi, saat tersangka menuju keluar perkarangan Bandara dan tersangka langsung ditangkap oleh opsnal tim 1 satresnarkoba Polresta Jambi yang di pimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba,” paparnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan berupa 3 paket narkoba jenis sabu dengan berat kotor 151,8 Gram, 3 lembar tiket pesawat (2 tiket Lion Air dan 1 tiket Sriwijaya Air), satu buah Passport Malaysia dan foto hasil rontgen. Tersangka Isa sempat mengatakan bahwa barang tersebut miliknya yang dibawa dari Johor Malaysia.

Akibat perbuatannya, Isa dikenakan Hukum Positif Indonesia yaitu pasal 112 ayat 2 dan ayat 114 UU no.35 Tahun 2009 tentang Narkotika. (Alpin)

DRadio 104,3 FM Jambi