Beranda Akses Bobol Rumah Kosong yang Ditinggal Tarawih, Pria Ini Jadi Bulan-Bulanan Warga

Bobol Rumah Kosong yang Ditinggal Tarawih, Pria Ini Jadi Bulan-Bulanan Warga

MERANGIN, AksesJambi.com – Anggota Satreskrim Polres Merangin berhasil mengamankan JS (35), pelaku pencurian yang selama ini sering meresahkan warga Tabir. Ia menjalankan aksinya saat masyarakat setempat, sedang melaksanakan ibadah Sholat Tarawih.

Warga Desa Rawa Jaya, Kecamatan Tabir Selatan ini berhasil diamankan Polisi, bersama dengan barang bukti hasil curiannya berupa uang senilai Rp 2,9 Juta dan Sepeda Motor Merk Suzuki Satria FU, milik pelaku yang digunakan saat beraksi, Sabtu (02/06/2018) malam.

Kapolres Merangin, AKBP I Kade Utama Wijaya melalui Kapolsek Tabir Selatan, Iptu Candra Kirana menyatakan pihaknya telah mengamankan JS, Pelaku Pencurian dengan modus mencongkel pintu rumah warga. Sementara itu, Pelaku lain yakni DT, berhasil melarikan diri.

Kejadian bermula saat korban Nurmadhan (49), warga Desa Rawa Jaya sedang melaksanakan ibadah shalat Tarawih di Masjid Desa setempat. Pelaku bersama rekannya DT yang mendapati rumah kosong.

“Kemudian mereka (Pelaku,red) ini, menyelinap masuk ke rumah korban sekira pukul 20: 30 WIB, melalui jendela belakang dengan cara mencongkelnya,” ungkap Kapolsek Tabir Selatan, Sabtu (02/06/2018).

Lanjutnya, setelah masuk Pelaku kemudian mangacak -acak rumah korban dan mendapati ruang tengah yang ada meja, kemudian pelaku JS membuka laci dan mengambil uang senilai dua juta sembilan ratus ribu rupiah.

Namun, aksi pelaku tersebut tercium warga dan mengintai diluar rumah. Saat pelaku keluar rumah, yang membawa uang hasil curiannya, warga pun langsung mengamankan pelaku dan menjadi bulan-bulanan massa yang marah karena telah meresahkan warga setempat.

Pelaku JS kemudian di serahkan ke Polsek Tabir Selatan. “Pelaku JS telah diamankan, saat ini dalam pemeriksaan petugas,” kata Iptu Candra.

Sementara itu, pelaku lainnya, yang tak lain rekan JS yang berinisial DT. Saat ini, menjadi buronan Satreskrim Polres Merangin dan masih dalam pengejaran petugas. (Irin)