Beranda Akses Tersangka Kasus Investasi Ternak Lele Mangkir dari Panggilan Polda Jambi

Tersangka Kasus Investasi Ternak Lele Mangkir dari Panggilan Polda Jambi

JAMBI, AksesNews – Tersangka kasus investasi ternak lele PT Darsa Haria Darussalam (DHD) Farm Indotama di Jambi, mangkir pemeriksaan. Kepala Cabang PT DHD yang bernama Aliman itu tak ‘mengindahkan’ pemanggilan yang pertama dari Polda Jambi.

Direktur Reskrimum Polda Jambi, Kaswandi Irawan menyampaikan pemanggilan itu dilakukan pada hari Jumat lalu. Namun, tidak ada respon yang diharapkan.

“Oleh karena itu, kita akan melakukan pemanggilan yang kedua kepada tersangka minggu depan,” ujarnya, Minggu (03/04/2022).

Jika tidak menggubris pemanggilan kedua, polisi akan menjemput paksa tersangka kasus investasi itu.

“Karena kita sudah lakukan pemanggilan. Kita panggil yang kedua, setelah itu kita bawa tersangka,” tuturnya.

Penetapan Aliman sebagai tersangka dilakukan Polda Jambi beberapa minggu yang lalu. Kepolisian menelaah barang bukti yang sudah terkumpul, serta melihat keterkaitan dengan pusat PT DHD yang berada di Sumatera Selatan.

Polda Jambi juga telah menyita aset PT DHD, yakni puluhan kolam ikan. Puluhan kolam itu terletak di Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Dari informasi yang dihimpun dan diberitakan sebelumnya, ada 200 orang di Jambi yang menjadi korban invetasi tersebut. Total kerugian mencapai miliaran rupiah.

Dalam investasi ternak ikan lele, para korban menanam modal Rp 10 juta untuk satu kolam. Setiap satu kolamnya, dijanjikan keuntungan Rp 960.000 dalam satu kali panen. Dalam satu tahunnya, para penanam modal bisa panen sebanyak 9 kali.

Namun, sejak bulan Juli tahun 2021 tidak ada lagi hasil yang didapatkan para mitra PT DHD di Jambi. Ada korban yang mengaku telah rugi Rp 50 juta. Ada pula yang mengalami kerugian mencapai Rp 200 juta. (Sob/*)