Beranda Akses MA Kembali Masuk Bui Usai Merampok Pengusaha DO Kelapa Sawit

MA Kembali Masuk Bui Usai Merampok Pengusaha DO Kelapa Sawit

JAMBI, AksesNews – Tim Reskrim Tekab Rangkayo Hitam Kepolisian Resor Kota (Polresta) Jambi berhasil mengamankan seorang pemuda spesialis perampokan Nasabah Bank di wilayah Kota Jambi. Tersangka berinisial MA (27), diamankan di rumahnya, Selasa (02/03/2021).

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Christian, saat dikonfirmasi mengungkapkan bahwa tersangka MA melakukan aksi perampokan di kawasan Jalan Marsda Abdurrahman Saleh Kelurahan, Pall Merah, Kecamatan Pall Merah, Kota Jambi, tepatnya di pinggir jalan toko buah, sekitar pukul 15.30 WIB, Jumat (26/02/2021).

“Pelaku beraksi bersama rekannya berinisial ABS yang saat ini masi DPO (Daftar Pencarian Orang), dan pelaku berhasil membawa kabur uang korban sebesar Rp 465 juta,” ungkapnya, Rabu (03/03/2021).

Kombes Pol Dover juga mengatakan bahwa modus pelaku melakukan aksi perampokan berawal dari mengikuti korban yang baru saja keluar dari Kantor Bank Rakyat Indonesia (BRI). Korban saat itu baru saja mengambil uang untuk usaha DO kelapa sawit, dan di dalam perjalanan korban berhenti untuk membeli buah di pinggir jalan.

“Pelaku mengikuti korban yang baru saja keluar dari Bank, saat sedang membeli buah korban mendengar suara suaminya yang berteriak dari dalam mobil, dan mengatakan bahwa tas milik mereka dibawa oleh dua orang pelaku dengan menggunakan sepeda motor,” jelas Kapolresta Jambi.

Setelah melakukan aksi perampokan, pelaku langsung melarikan diri ke wilayah Provinsi Sumatera Selatan dan pelaku diamankan saat sedang bersembunyi di kediaman pelaku.

“Pelaku kita amankan di rumahnya pada hari Selasa (02/03/2021), sekitar pukul 03.30 WIB, dan ditemukan barang bukti uang tunai sejumlah Rp 160 Juta beserta barang bukti yang digunakan pelaku saat beraksi,” ucapnya.

Kombes Pol Dove menambahkan, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata pelaku MA merupakan residivis dengan kasus yang sama.

“Pelaku residivis dan beraksi di wilayah Bali merampok nasabah Bank dengan kerugian Rp 800 Juta,” tambahnya.

Dari keterangan pihak kepolisian, diketahuo bahwa tersangka merupakan warga Lorong Ghubah, RT. 06, Kelurahan Juo Juo, Kecamatan Kayu Agung, Provinsi Sumatera Selatan.

Atas perbuatannya pelaku dikenakan pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman di atas 7 tahun penjara. (Team AJ/*)

DRadio 104,3 FM Jambi