Beranda Akses Suami Tak Kunjung Pulang ke Rumah, IRT di Sungai Penuh Gantung Diri

Suami Tak Kunjung Pulang ke Rumah, IRT di Sungai Penuh Gantung Diri

SUNGAIPENUH, AksesJambi.com – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial Y (40) ditemukan tewas dengan cara gantung diri dalam rumahnya, di Desa Lawang Agung, RT. 2, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh, Selasa (02/10/2021) sekira pukul 18:15 WIB.

Sebelumnya, pada hari Senin tanggal 01 November 2021 sekitar pukul 07.30 WIB Saudari Lusi (adik kandung korban) mengetuk pintu rumah korban dan memanggilnya untuk mengambil baju sekolah anak-anak korban yang tinggal dengan neneknya tetapi tidak dibuka dan dikunci dari dalam. Saat HP korban ditelpon aktif, namun tidak diangkat.

Pada hari ini Selasa tanggal 02 November 2021 sekitar pukul 07.30 WIB kembali Saudari Lusi mengetuk pintu namun juga tidak dibuka dan masih dikunci dari dalam, lalu Lusi mengajak Bambang (saksi) untuk memanggil korban tetapi tetap tidak ada jawaban. Kemudian, Bambang merasa curiga karena mencium bau tidak sedap dari dalam rumah, maka saksi Bambang memberitahu hal tersebut kepada Ketua RT.

Selanjutnya, Ketua RT melaporkannya kepada anggota Polsek Sungai Penuh dan perangkat desa. Tidak lama kemudian, datang anggota Polsek lalu bersama-sama membuka rumah secara paksa melalui jendela lalu membuka pintu dari dalam.

Sampai di dapur, saksi dan anggota Polsek mendapati korban sudah dalam keadaan tergantung dan meninggal dunia dengan kondisi korban sudah membusuk dan mengeluarkan bau tidak sedap. Diperkirakan korban sudah meninggal sekitar 5-6 hari. Anggota Polsek memberikan bubuk kopi di sekitar mayat, untuk mengurangi bau.

Kapolres Kerinci AKBP Agung Nugroho. S.I.K melalui kasatreskrim IPTU Edi Mardi Siswoyo, SE, MM, membenarkan kejadian tersebut. Dari lokasi kejadian, ditemukan Seutas tali tambang ukuran kecil warna orange dan Satu unit HP milik korban, merk belum diketahui.

“Hasil pemeriksaan, diperoleh bahwa tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban dan diperkirakan korban sudah meninggal dunia 5-6 hari,” ungkapnya.

Diduga Korban sedang ada masalah dengan suami (pisah ranjang), sudah beberapa waktu suami tidak pulang. Suami yang sekarang adalah suami kedua, suami pertama telah meninggal sekitar 6 tahun yg lalu dan mempunyai 4 orang anak.

Setelah dilakukan olah TKP dan penanganan mayat lalu mayat dievakuasi ke rumah duka yang berada tidak jauh dari TKP di RT. 01, Dusun Sawahan, Desa Lawang Agung, Kecamatan Pondok Tinggi, Kota Sungai Penuh. (Jnf)

DRadio 104,3 FM Jambi