Beranda Akses Kasus Penyerangan Jurnalis di Bungo Masih Diselidiki Polisi

Kasus Penyerangan Jurnalis di Bungo Masih Diselidiki Polisi

BUNGO, AksesJambi.com – Penyerangan dua jurnalis di Kabupaten Bungo, Provinsi Jambi, yang terjadi pada tanggal 29 Mei 2021, masih diselidiki oleh Kepolisian Resor (Polres) Bungo.

Kapolres Bungo, AKBP Mochamad Lutfi, menyampaikan pihaknya sedang bergerak menyelidiki pengeroyokan dua jurnalis tersebut, yakni Taufik sebagai kontributor (stringer) untuk TV One dan Yadi sebagai jurnalis Jambi One.

“Laporan sudah kita terima. Masih kita lakukan penyelidikan lebih lanjut,” katanya, Senin (31/05/2021).

Kepolisian Daerah (Polda) Jambi belum bisa memberikan komentar banyak, karena kasus tersebut belum dilimpahkan. Polda Jambi, masih mempercayakan kasus tersebut kepada Polres Bungo.

“Untuk sementara masih dilakukan investigasi oleh Polres Bungo. Bila ada perkembangan lebih lanjut, akan kami sampaikan,” kata Kabid Humas Polda Jambi, Kombes Pol Mulia Prianto.

Sementara itu, Manager Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) 23.372.13 di Kabupaten Bungo bernama Edi, mengatakan pengeroyokan tersebut bukan dilakukan petugas SPBU. Mereka hanya menyelamatkan dua jurnalis itu dari pengeroyokan.

“Yang mengeroyok itu rombongan sopir pelangsir. Petugas kami cuma menyelamatkan saja,” katanya.

Ia pun menyampaikan, para supir di sana marah karena tidak terima mobilnya disorot dengan menggunakan kamera.

“Wartawan ini menaiki mobil. Truk pertama yang dinaiki sopir truknya tak marah. Sedangkan truk kedua, sopirnya marah. Sejak saat itu terjadi keributan,” katanya.

Sebelum terjadi keributan tersebut, kata Edi, dua jurnalis tersebut sempat menemuinya. Sekitar pukul 12.00 WIB, ia permisi untuk pulang ke rumah.

“Sekitar pukul 17.40 WIB saya ditelepon karyawan SPBU, bahwa terjadi keributan dan saya langsung ke sana,” ujarnya.

Mengenai dugaan aktivitas melangsir, Edi tidak bisa memastikannya. “Semua tampak mengisi pakai tangkinya. Mana yang melangsir, kita tidak tahu,” tuturnya. (Sob)

DRadio 104,3 FM Jambi