Beranda Akses Breaking News: Polda Jambi Gagalkan Penyeludupan Benih Lobster di Tungkal

Breaking News: Polda Jambi Gagalkan Penyeludupan Benih Lobster di Tungkal

Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi saat diwawancara Awak Media. Foto: Andika/Akses Jambi
Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi saat diwawancara Awak Media. Foto: Andika/Akses Jambi

TANJABBAR, AksesJambi.com – Gagalkan upaya percobaan penyelundupan benih lobster, Polda Jambi bersama Tim Gabungan Polres Tanjung Jabung (Tanjab) Barat meringkus dua orang pembawa benih lobster di Kuala Tungkal, Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Jambi, sekitar pukul 00.00 WIB, Selasa (02/06/2020) dini hari.

“Upaya percobaan penyelundupan ilegal berupa benih lobster dilakukan oleh dua orang yang berinisial DD dan ML. Penindakan atas percobaan eksportasi ilegal ini dilakukan atas informasi dari masyarakat,” kata Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi yang sedang dalam kunjungan di Kuala Tungkal.

Dari informasi yang diterima, bahwa setidaknya ada sekitar 150 ribu benih lobster yang dibawa dari Jambi mengarah ke Kuala Tungkal, Tanjab Barat, Jambi. Polisi mengamankan sekitar 15 box styrofoam yang dibawa menggunakan mobil travel dari arah Jambi tujuan Tungkal.

Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 6,7 Miliar

“Ada sekitar 15 kotak styrofoam yang diamanakan, diperkirakan jumlahnya mencapai ratusan ribu benih lobster. Benih lobster ini dibawanya pakai mobil travel dari arah Jambi menuju Kuala Tungkal,” kata Kapolda Jambi.

Lebih lanjut disampaikan Kapolda, bahwa pihaknya juga berhasil mengamankan dua orang pembawa benih lobster tersebut yakni berinisial DD dan ML, yang akan diperiksa untuk dimintai keterangan lebih lanjut.

Sementara itu, saat di tanya apakah pelaku memanfaatkan perairan di Kuala Tungkal untuk menyeludupkan benih lobster tersebut. Kapolda menyebutkan hal tersebut bisa saja dimungkinkan, karena memang di Kuala Tungkal memiliki jalur perairan.

Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi. Foto: Andika/AksesJambi.com
Kapolda Jambi, Irjen Pol Firman Shantyabudi. Foto: Andika/AksesJambi.com

“Bisa saja itu dimungkinkan, namun saya belum bisa menginformasikan secara detail, karena ini masih dalam pemeriksaan. Karena hal ini kan biasanya mereka tidak terlalu vulgar menyampaikannya,” ungkap Kapolda.

Selain itu, Kapolda Jambi juga menduga masih ada kelompok-kelompok lain yang menyembunyikan benih lobster untuk diselundupkan. Sedangkan soal barang ini, kata Kapolda, masih berasal dari Lampung.

“Kita duga masih ada kelompok lain yang menyembunyikan lobster. Alur itu masih sama dari Lampung, kemudian ke Jambi dan disebarkan lagi. Kita masih terus kembangkan. Saat ini, sedang dilakukan penyidikan lebih lanjut,” pungkasnya. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi