JAMBI, AksesNews – Kegiatan Halal Bihalal yang diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan (FKIJK) Provinsi Jambi berlangsung hangat dan penuh makna, menjadi ajang mempererat sinergi antar pelaku industri jasa keuangan bersama insan media.
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) Cabang Jambi, Amir Hamza, menyampaikan bahwa momentum Halal Bihalal tidak hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai refleksi kontribusi sektor jasa keuangan, khususnya asuransi umum, terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Industri asuransi umum memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas ekonomi dan memberikan perlindungan terhadap berbagai risiko usaha di Jambi. Kami melihat sektor ini terus berkembang dan menjadi salah satu penopang aktivitas bisnis, mulai dari UMKM hingga korporasi besar,” ujar Amir Hamza, Kamis (02/04/2026).
Ia menambahkan, kontribusi asuransi di Jambi tidak hanya terlihat dari peningkatan jumlah polis, tetapi juga dari besarnya nilai klaim yang dibayarkan kepada masyarakat dan pelaku usaha. Hal ini menjadi bukti nyata bahwa asuransi hadir sebagai solusi perlindungan sekaligus penggerak ekonomi, terutama saat terjadi risiko seperti kebakaran, kecelakaan, maupun bencana alam.
Menurutnya, pertumbuhan sektor perkebunan, pertambangan, dan perdagangan di Jambi turut mendorong peningkatan kebutuhan akan produk asuransi umum, seperti asuransi kendaraan, properti, hingga asuransi pengangkutan barang.
Selain itu, Amir Hamza juga menekankan pentingnya literasi keuangan kepada masyarakat agar semakin memahami manfaat asuransi.
“Kami terus mendorong edukasi kepada masyarakat agar tidak hanya melihat asuransi sebagai beban biaya, tetapi sebagai investasi perlindungan jangka panjang,” tambahnya.
Kegiatan Halal Bihalal ini juga diharapkan mampu memperkuat kolaborasi antara industri jasa keuangan dan media dalam menyampaikan informasi yang edukatif dan transparan kepada masyarakat.
Melalui sinergi yang kuat antara seluruh anggota Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan, diharapkan sektor jasa keuangan di Provinsi Jambi dapat terus tumbuh, inklusif, dan berkontribusi lebih besar terhadap pembangunan ekonomi daerah. (Bjs/*)



