Beranda Akses 3 Pasang Sekamar di Hotel Kota Jambi: Kami Tidak Ngapa-ngapain, Hanya Main

3 Pasang Sekamar di Hotel Kota Jambi: Kami Tidak Ngapa-ngapain, Hanya Main

JAMBI, AksesNews – Memasuki hari ke-8, Tim Gabung Polda Jambi masih terus melaksanakan kegiatan Operasi Pekat (Penyakit Masyarakat) Siginjai II tahun 2020 disejumlah wilayah Kota Jambi, Senin (30/11/2020) pukul 21.00 WIB.

Dalam kegiatan operasi pekat tersebut, petugas gabungan mendatangin salah satu hotel yang berada di Jalan Prof. Dr. Moh. Yamin, SH, Kelurahan Payo Lebar, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Disana, petugas langsung memeriksa diberbagai kamar hotel.

Alhasil, petugas berhasil menemukan 3 pasang bukan suami istri yang berada di kamar hotel No. 20, yang mana saat petugas menggerebek kamar tersebut penghuni kamar terkejut akan kedatangan petugas.

Petugas langsung memeriksa dan memintai identitas mereka, namun hanya beberapa saja yang mampu menunjukan dan selebihnya tidak ada. Setelah selesai pemeriksaan dan tidak ditemukan hal yang mencurigakan, ketiga pasangan tersebut digiring ke Mapolda Jambi.

“Saya hanya main di sini, tidak ada ngapa-ngapain. Ini aja sebenarnya mau pulang,” sebut salah satu pengunjung hotel yang tidak tau siapa namanya.

Selanjutnya, setelah usai melakukan pemeriksaan di kamar hotel No. 20, petugas kembali melanjutkan pemeriksaan di kamar hotel No. 21, dan di sana petugas berhasil menemukan satu pasangan bukan suami istri yang ternyata masih di bawah umur.

Petugas melakukan penggeledahan dan pasangan tersebut tidak mampu menunjukan identitas mereka dan tanpa basa-basi mereka juga turut di bawa ke Mapolda Jambi.

Kasubdit IV PPA Polda Jambi, Kompol Hasan, mengatakan dalam razia pekat kali ini ada beberapa kamar hotelnya yang tidak mau membuka pintu kamarnya.

“Ya, itu ada dua kamar yang tidak membuka kamarnya, namun saya lupa di kamar no berapa,” katanya.

Saat petugas datang dan ingin melakukan pemeriksaan, mereka sudah ketakutan. Jadi pintu kamar tersebut dikunci mereka dari dalam, saat petugas hotel ingin membuka dengan menggunakan kunci cadangan, mereka pun tidak bisa membukannya.

“Karena kita tidak mau memaksa, jadi ya sudah kita tidak meneruskannya, dan saat ini keempat pasangan ini sudah kita bawa ke Polda Jambi untuk dilakukan pemeriksaan dan nantinya kita akan panggil kedua orang tua mereka,” pungkasnya. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi