Beranda Akses Curi Pagar untuk Beli Kuota, Seorang Pelajar SMP Diamankan Warga

Curi Pagar untuk Beli Kuota, Seorang Pelajar SMP Diamankan Warga

JAMBI, AksesNews – Seorang anak berinisial AK (14), warga Kecamatan Kota Baru, Kota Jambi yang masih berstatus pelajar SMP nekat mencuri pagar garasi rumah milik Samsiati (60) lantaran ingin membeli kuota internet.

Aksi pencurian tersebut terjadi pada hari Senin (28/09/2020) lalu, sekitar pukul 13.00 WIB, di kawasan Jalan Prenjak Raya, RT 16, Kelurahan Handil Jaya, Kecamatan Jelutung, Perumnas Kota Baru, Kota Jambi. 

Salah seorang warga, Yanti (54) mengatakan bahwa pelaku tersebut melakukan aksi pencurian pagar garasi rumah warga bersama dua orang rekannya yang berhasil melarikan diri. 

“Jadi, awalnya pelaku ini bonceng 3 naik motor Scoopy sambil membawa pagar. Warga yang berada di lokasi merasa curiga dengan tiga pelaku yang membawa pagar ini, pas diteriak maling mereka langsung kabur,” sebutnya. 

Mendengar teriakan maling, warga  langsung mengejar pelaku yang kabur sambil membawa pagar. Alhasil, seorang pelaku berhasil diamankan lantaran terjatuh dari motor, namun 2 rekannya berhasil melarikan diri. 

“Saat ditanya warga, pelaku ini masih kelas 2 SMP, dan dia mencuri pagar untuk dijual lagi dan uangnya untuk beli kuota,” ungkapnya.

Sementara itu, pemilik rumah Samsiati (60) mengatakan, waktu kejadian dirinya sedang tak berada dirumah pergi ke pasar. Kemudian, tetangga memberitahu kalau pagar rumah dicuri orang dan langsung pulang ke rumah untuk memastikan.

“Saat sampai di rumah, orang sudah ramai di rumah saya, karena pelaku sudah diamankan warga,” sebutnya. 

Menurutnya, kejadian ini sudah kedua kalinya, yang pertama palaku berhasil membawa kabur pagar, mungkin ini mau ambil lagi tapi ketahuan sama warga sekitar. 

Terpisah, Kapolsek Jelutung AKP Sunarji melalui Kanit Reskrim Ipda Fajarrudin saat dikonfirmasi membenarkan terkait kejadian pencurian tersebut, namun korban tidak membuat laporan. 

“Karena pelaku ini masih berstatus pelajar SMP, jadi korban tidak membuat laporan sehingga kita hanya melakukan pembinaan terhadap pelaku, dan wajib lapor,” tutupnya.  (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi