Beranda Akses Kronologi Penjemputan Paksa Jenazah yang Diduga Suspect Covid-19 di Jambi

Kronologi Penjemputan Paksa Jenazah yang Diduga Suspect Covid-19 di Jambi

JAMBI, AksesNews – Kasus positif virus Corona (Covid-19) di Provinsi Jambi hari ini, Selasa (01/09/2020) tak bertambah alias nihil. Total terkonfirmasi positif seluruhnya berjumlah 302 kasus.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan secara kumulatif, Jambi telah melaporkan sebanyak 302 kasus Covid-19, di antaranya 156 orang telah sembuh, 5 orang meninggal dunia, 141 orang dalam perawatan medis.

“Hari ini, tak ada penambahan terkonfirmasi positif Corona di Jambi. Total kasus sebanyak 302 orang, dengan rincian dirawat 141 pasien, sembuh 156 orang dan kematian 5 kasus,” kata Johansyah, Selasa (01/09/2020) sore.

Selain itu, disampaikan juga pada hari Selasa, 1 September 2020, sekitar pukul 10.30 WIB, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi melaksanakan monitoring dan koordinasi di RSUD Raden Mattaher Jambi.

Hal tersebut dilakukan, terkait adanya penjemputan paksa pasien meninggal yang diduga suspect Covid-19 oleh pihak keluarga pasien yang berinisial IL (6) seorang bocah laki-laki, warga jalan Kapten Pattimura, Rawasari, Alam Barajo, Kota Jambi.

Johansyah menjelaskan kronologisnya, pada hari Senin, 31 Agustus 2020, sekitar pukul 21.00 WIB, pasien tiba di IGD RSUD Raden Mattaher Jambi. Kemudian, sekira pukul 21.30 WIB, pasien dinyatakan meninggal (diaknosa hidrosefalus dan hasil Rapid Test Reaktif).

Selanjutnya, pada hari Selasa pukul 01.00 WIB, pasien dipindahkan ke Kamar Jenazah. Kemudian pukul 07.30 WIB, dilakukan pengambilan sampel untuk dilakukan Uji Swab.

Lama Menunggu, Keluarga Pasien di Jambi Jemput Paksa Jenazah Reaktif Covid-19

Sekitar pukul 10.30 WIB, keluarga pasien melakukan penjemputan paksa terhadap pasien dan dibawa ke rumah duka dan pihak rumah sakit mengeluarkan surat tanda terima jenazah. Sekitar pukul 11.20 WIB, hasil swab keluar dan pasien dinyatakan negatif Covid-19.

Johansyah menyampaikan, agar masyarakat agar mempedomani protokol kesehatan, dan juga bersabar menunggu hasil pemeriksaan uji swab yang bersangkutan.

“Upaya ini kita lakukan agar penularan Covid-19 pada keluarga, tim medis dan tetangga tidak menyebar. Alhamdulillah, hasil uji swab-nya negatif,” kata Johansyah.

Selain itu, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi meminta agar masyarakat menghormati kebijakan protokol kesehatan demi keselamatan masyarakat maupun petugas medis.

“Hormati kebijakan protokol kesehatan demi keselamatan bersama, jangan sampai korban bertambah terus,” harapnya. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi