Beranda Akses Sekitar 31 Anak di Kota Jambi Belum Masuk PAUD

Sekitar 31 Anak di Kota Jambi Belum Masuk PAUD

KOTA JAMBI, AksesNews – Diperkirakan sekitar 31 persen anak-anak di Kota Jambi belum menempuh Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD).

Disampaikan oleh Wakil Wali Kota Jambi Maulana, baru sekitar 69 persen yang mendapatkan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD). Sedangkan sisanya, belum mendapatkan pendidikan formal itu.

“Kita punya target 100 persen (Anak-anak yang menjalankan pendidikan usia dini). Sedangkan saat ini, masih 69,1. Jadi menjadi 31% anak-anak lagi yang harus kita titip. Mungkin mereka dari keluarga yang kurang mampu,” katanya, Selasa (29/12/2020).

Padahal, dalam Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 72 tentang Pendidikan Anak Usia Dini, dijelaskan bahwa untuk keluarga yang kurang mampu, biaya operasional PAUD bakal ditanggung oleh Pemerintah Kota Jambi.

Bagi Maulana, pendidikan formal tersebut harus didapatkan anak-anak di Kota Jambi sebelum memasuki Sekolah Dasar (SD).

“Keluarga yang kurang mampu dengan biaya operasional pendidikan senilai 600.000 rupiah, dibantu oleh pemerintah. Jadi tidak perlu khawatir dengan biaya. Yang penting anak-anak kita memiliki pendidikan pra SD selama satu tahun, yang juga merupakan kewajiban,” tuturnya.

Namun, diakui oleh Maulana masih terdapat PAUD yang belum memiliki izin. Oleh karena itu, ia mengimbau pihak PAUD di Kota Jambi, supaya mengurus izin tersebut sesuai Peraturan Wali Kota Jambi Nomor 72 tentang Pendidikan Anak Usia Dini.

“Memang ada beberapa PAUD yang belum memiliki izin. Dengan adanya Perwal Nomor 72 ini, mempermudah proses tersebut. Apalagi lembaga yang mengeluarkan perizinan sudah memahami alurnya,” ujarnya.

Kedepannya, pembinaan dan pengawasan pada PAUD akan dilakukan oleh Pemerintah Kota Jambi, dengan harapan semua PAUD di Kota Jambi dapat memenuhi standar. Tetapi PAUD yang belum memenuhi standar, ada kemungkinan akan dimerger.

“Target ke depan akan dilakukan pembinaan dan pengawasan untuk PAUD yang belum memenuhi standar, supaya masuk dalam standar. Bagi PAUD yang tidak memenuhi bisa dimerger,” ujar Maulana.

Mengenai pendidikan ini, Kepala Dinas Pendidikan Kota Jambi Mulyadi mengatakan PAUD yang terdaftar di Kota Jambi sebanyak 355. Sedangkan murid yang terdaftar jumlahnya lebih dari 10.000 orang.

“Sekarang yang terdaftar 355. Kalau jumlah muridnya 10.000 lebih yang tersebar di Kota Jambi. Harapannya, melalui sosialisasi, pendidikan formal ini dapat menjadi layak. Jadi jangan asal menjamur, melainkan mempunyai kualitas,” ujarnya. (Sob)

DRadio 104,3 FM Jambi