Beranda Akses Aneh, Maling Masuk Kamar Kos Tanpa Merusak Gembok

Aneh, Maling Masuk Kamar Kos Tanpa Merusak Gembok

JAMBI, AksesNews– Berhati-hati lah bagi yang kerja dan tinggal di rumah kos atau kontrakan. Nasib naas telah dialami oleh Fenti Duliana (27), salah satu penghuni kamar kos di Rumah Kos Tari, RT. 14, No. 39, Kelurahan Talang Banjar, Kecamatan Jambi Selatan, Kota Jambi. Pasalnya kamar yang ditempati Fenti disatroni maling, sekira pukul 16.00 WIB, Selasa (28/4) kemarin.

Fenti Duliana saat dikonfirmasi mengatakan, diperkirakan maling tersebut beraksi pada sore hari, karena saat itu situasi dan kondisi Kos ini sepi. Di rumah kos itu, kata Fenti, penghuninya hanya dua orang termasuk dia. Ia sendiri stay di kos dari pagi sampai siang hari, lalu berangkat ke tempat kerja sekitar pukul 14.00 WIB.

Bahkan, Fenti mengaku kejadian naas ini baru pertama kali terjadi di Kos Tari tersebut, sebelumny tidak pernah ada kejdian kemalingan.

“Yang hilang diambil maling yakni Laptop Toshiba warna hitam, tas ransel warna hitam dan biru, kalung perak, gelang, anting, setrika, uang sekitar 1 juta, skin care, dan perlengkapan make up bang,” jelasnya.

Saat kejadian Fenti sedang bekerja. Pada saat Fenti pulang dari tempar kerja, awalnya belum ada kecurigaan, setelah masuk kamar kosnya korban curiga dengan melihat celengannya yang awalnya di dalam lemari tiba tiba sudah berada di atas lemari.

Selanjutnya korban langsung membuka lemarinya dan melihat ternyata celengan yang satunya sudah hilang, kemudian korban menyadari Laptop dan tasnya yang disimpan di lemari bawah pun juga sudah tidak ada lagi.

Fenti merasa kejadian tersebut sesuatu yang sangat aneh, karena melihat posisi kamar kos tidak seperti dibongkar. Hebatnya lagi maling tersebut saat beraksi tidak ada meninggalkan bekas apapun, dan gembok kamar juga dalam keadaan masih seperti biasa.

“Ya aneh saja bang, gembok kamar kami sama sekali tidak ada yang cacat, dan tempat lain pun tidak ada terlihat seperti ada congkelan bang,” ujar Fenti kepada awak media.

Atas kejadian tersebut diperkirakan korban mengalami kerugian sebesar Rp 7 juta. Korban pun sudah membuat laporan kejadian tersebut ke pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti. (Bob)

DRadio 104,3 FM Jambi