Beranda Akses Kejari Tanjab Barat Masih Tunggu Kelengkapan Data soal LPJU

Kejari Tanjab Barat Masih Tunggu Kelengkapan Data soal LPJU

TANJABBAR, AksesJambi.com – Beredar informasi jika Kejaksaan Negri (Kejari) Tanjung Jabung Barat (Tanjabar) melakukan pemeriksaan sejumlah pejabat Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) terkait kasus Dugaan Korupsi Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) tahun anggaran 2019 dengan total sekitar Rp 9 miliar.

Informasinya, pemeriksaan itu dilakukan hari ini, Senin (29/6/2020) di Kejari Tanjab Barat namun informasi itu dibatah oleh Kasi Bidang Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tanjab Barat, Hery Susanto yang mengatakan jika pihaknya tidak ada melakukan pemeriksaan atau pemanggilan terkait kasus LPJU.

“Gak ada pemanggilan, gak ada pemeriksaan. Itu gak bener infonya,” katanya melalui telepon via WhatsApp-nya.

Hery menegaskan, terkait kasus LPJU pihaknya masih melakukan pendalaman lebih jauh. Bahkan, masih terus mencari barang bukti dan alat bukti lainnya.

“Masih ada data dan dokumen yang masih belum lengkap,” ujarnya.

Dia mengaku jika nanti ada pemeriksaan akan diberitahukan ke awak media. “Nanti kito kabari kalau ado,” pungkasnya.

Untuk diketahui, dalam kasus ini pihaknya melakukan pemeriksaan sejumlah orang beberapa waktu lalu sejak pertengahan bulan Februari 2020. Orang-orang yang diperiksa oleh Pidsus Kejari Tanjab Barat itu yakni ada sekitar 10 orang termasuk Kadis Perkim Cipto Hamonangan, Kabid Lampu Kristianto dan pihak swasta selau rekanan.

Kasus ini dari informasi yang dihimpun, dilaporkan sekitar bulan Januari 2020 dengan dokumen pendukungnya. Dokumen itu seperti RAB dan sejumlah dokumen foto lampu dan sejenisnya.

Kasus ini mulai menguak ke publik diketahui sejak sekitar bulan Mei 2020 saat sejumlah orang tersebut sudah diperiksa. (TeamAJ)