Beranda Akses Konfercab ke 1 Fatayat NU Tanjab Barat, Dadang: Jadilah OKP yang Mandiri

Konfercab ke 1 Fatayat NU Tanjab Barat, Dadang: Jadilah OKP yang Mandiri

TANJABBAR, AksesJambi.com – Pengurus Cabang Fatayat Nahdlatul Ulama (NU) Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat menggelar Konferensi Cabang (Konfercab) ke 1. Konfercab yang menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan menyediakan sarana pencuci tangan, hand sanitizer dan semua peserta wajib menggunakan masker serta menjaga jarak aman ini berlangsung di Hotel Masa Kini, Kuala Tungkal, Minggu (28/02/2021).

Hadir dalam kegiatan semua badan otonom NU, Muslimat, IPNU IPPNU, Perhimpunan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), GP Ansor, dan KNPI. Turut hadir mewakili Bupati Tanjab Barat, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Kabupaten Tanjab Barat, Muhammad Arief.

Sambutan Ketua NU yg disampaikan oleh Sekretaris PC NU Tanjab Barat, Dadang Aulia, mengatakan bahwa Organisasi Kepemudaan (OKP) seperti Fatayat NU harus mandiri. Walau tidak ada dana, katanya, jika diawali dengan ikhlas niscaya segala hajat akan sampai.

Selain itu, Dadang juga menyinggung soal dana hibah Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Tanjab Barat yang niatnya diperuntukkan bagi OKP di potong oleh Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Tanjab Barat.

“Fatayat NU harus mandiri, berorgarnisasi dengan ikhlas, Insya Allah segala hajat akan sampai. Semoga bupati yang baru kedepan lebih memberi perhatian kepada organisasi pemuda. Karena bupati yang sekarang lahir dan dibesarkan dari Organisasi NU,” tegas Dadang.

Dadang juga mendukung KNPI Tanjab Barat untuk tetap menolak dana Hibah, karena dirasa terlalu kecil mengingat banyaknya OKP yang bernaung di KNPI. Dana hibah Rp 150 Juta itu, adalah bentuk pelecehan.

Sebelumnya Erma Yusnita, mewakili ketua PW Fatayat NU dalam sambutannya menyampaikan kondisi Fatayat hari ini yang luar biasa bergerak maju ke depan. Harapan selanjutnya Pengurus Cabang (PC) Tanjab Barat bisa terus bersinergi dengan pemda, serta terus menjaga silaturahmi dengan banom-banom NU.

Sementara Fitriyani, selaku ketua PC karaketer menyampaikan, di tengah pandemi roda organisasi tidak boleh terhenti, pengkaderan tetap harus berjalan.

“Organisasi Fatayat NU adalah organisasi yang besar, maka dari itu pengurusnya harus memiliki semangat yg kuat untuk maju dan berbuat,” pungkasnya. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi