Beranda Akses Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 6,7 Miliar

Polda Jambi Gagalkan Penyelundupan Benih Lobster Senilai Rp 6,7 Miliar

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi saat di lokasi penyimpanan benih lobster. Foto: Bahara Jati/Akses Jambi
Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi saat di lokasi penyimpanan benih lobster. Foto: Bahara Jati/Akses Jambi

JAMBI, AksesNews – Tim Ditreskrimsus Polda Jambi mengamankan lima orang terduga pelaku penyelundupan benih lobster sebanyak 44.800 ekor. Penyeludupan benih lobster senilai Rp 6,73 miliar ini, berhasil digagalkan di Jalan Lintas Jambi-Palembang, Km. 20, Rabu (27/05/2020).

Benih lobster tersebut diketahui dibawa dari Lampung menggunakan mobil minibus pribadi yang transit ke Jambi untuk ‘packing’ kembali, dan kemudian dikirim atau diselundupkan ke Malaysia melalui pelabuhan tikus di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Timur, Jambi.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi mengatakan, bahwa anggotanya berhasil mengamankan sebanyak lima orang dengan barang bukti 44.800 ekor benih lobster yang hendak diselundupkan ke Malaysia melalui pelabuhan di Kabupaten Tanjab Timur.

Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi saat ungkap kasus kepada Awak Media. Foto: Bahara Jati/Akses Jambi
Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi saat ungkap kasus kepada Awak Media. Foto: Bahara Jati/Akses Jambi

Dan benih lobster tersebut ditemukan tim saat kendaraan yang mengangkut bibit lobster itu melintas di Jalan Lintas Jambi-Palembang.

Kemudian dilakukan pemberhentian oleh anggota, dan langsung diperiksa sampai ke salah satu tempat gudang, yakni di Jalan H. Saing, RT. 07, Desa Tangkit Baru, Kecamatan Sungai Gelam, Kabupaten Muaro Jambi.

Di sini lah yang mereka jadikan sebagai tempat persingahan, yang digunakan untuk mengistrahatkan bibit lobster, kemudian dipacking kembali untuk dikirim ke Malaysia melalui jalur perairan di Jambi.

“Pelaku akan segera diproses penyidikan dan sementara tempat ini di garis polisi dan siapa pun yang terlibat didalam kasus ini akan ditindak tegas sesuai undang undang,” kata Kombes Pol Edi Faryadi.

Kelima pelaku yang diamankan tersebut sudah menjalankan peran masing-masing, ada yang sebagai sopir mobil pengangkut, dan ada yang bertugas sebagai pekerja atau mempacking kembali bibit lobster tersebut.sebelum dikirim ke Malaysia. Diketahui pula para pelaku ini sudah mulai beraksi sejak enam bulan lalu.

“Hasil pemeriksaan di gudang tempat kejadian perkara, ditemukan barang bukti tujuh box sterofom berisi bibit lobster, yang terdiri dari jenis lobster mutiara sebanyak 239 ekor dan lobster pasir sebanyak 44.561 ekor, dengan Potensi kerugian mencapai Rp 6.731.950.000,” kata Kombes Pol Edi Faryadi.

Kelima pelaku yakni berinisial KH, sebagai penanggungjawab atau kepala gudang tempat penampungan sementara benih lobster, kemudian IN sebagai sopir yang membawa tujuh dus atau berisikan 44.800 ekor benih lobster atas perintah seseorang.

Kemudian pelakunya WA dan RA, keduanya sebagai sopir dengan diupah membawa mobil tersebut ke Jambi dari Lampung. Dan kini kelima pelaku sudah diamankan di Mapolda Jambi guna penyelidikan lebih lanjut.

“Berkas perkara akan segera dilengkap dan Polda bersama BKIPM Jambi untuk bisa dilimpahkan ke Kejakasaan guna proses hukum selanjutnya,” kata Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Edi Faryadi. (Bjs/Bob)