Beranda Akses Minta Maaf, Pencatut Nama Kapolres Tanjab Barat Dibebaskan 

Minta Maaf, Pencatut Nama Kapolres Tanjab Barat Dibebaskan 

TANJABBAR, AksesJambi.com – Pelaku pembuat akun Facebook atas nama Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro dan fotonya resmi dibebaskan oleh pihak kepolisian hari ini, Rabu (27/05/2020).

Pelaku tersebut yakni bernama HB (29) warga Jalan Bina Karya Selatan, RT. 16, Kelurahan Tungkal II, Kecamatan Tungkal Ilir. Pelaku ditangkap di rumah orang tuanya. Pelaku ini diketahui pekerjaan sehari hari sebagai nelayan di Kualatungkal.

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro mengatakan, pihaknya telah bersmusyawarah dengan tokoh masyarakat dan RT tempat tinggal pelaku, HB dibebaskan karena pertimbangan asas kemanusiaan.

Pertimbangan Asas Kemanusiaan, HNSI Apresiasi Keputusan Polres Tanjab Barat

“Saya atas nama pribadi telah memaafkan pelaku yang mencatut nama saya untuk kepentingan pribadi, kita sudah bermusyawarah, beliau dibebaskan karena asas kemanusiaan,” ungkap Kapolres, Rabu (27/05/2020).

Lebih lanjut, Kapolres menjelaskan bahwa pelaku HB baru pertama kali membuat akun FB yang mengatas namakan petinggi yang ada di Tanjab Barat.

“Pelaku baru pertama kali beraksi seperti itu, dan Alhamdulillah belum ada korban yang tertipu, jadi atas dasar itu pula kita membebaskan pelaku,” ujar AKBP Guntur.

Guntur mengatakan, semua permasalahan masyarakat yang ada dapat terselesaikan secara kekeluargaan tapi penyelesaian tersebut memberikan manfaat dan efek jera.

Agar pelaku meminta maaf secara terbuka di depan umum, melalui medsos dan media massa sebagai pertanggung jawaban kepada masyarakat.

Pemilik Akun FB Pencatut Nama Kapolres Tanjab Barat Ditangkap

“Kebijakan penyelesaian masalah ini diambil murni demi kemanusiaan dan pemanfaatan hukum. Hal ini menjadi pembelajaran bagi masyarakat,” tutupnya.

Sementara itu, HB pelaku pembuat FB Kapolres Tanjab Barat menyampaikan bahwa dirinya termotivasi dikarenakan melihat aktifnya Kapolres dalam rangka memberikan bantuan kepada masyarakat, dan karena terdesak masalah hutang.

“Perbuatan ini baru pertama saya lakukan, saya meminta maaf yang sebesar-besarnya kepada Kapolres Tanjab Barat dan masyarakat Tanjung Jabung Barat, sangat menyesal serta tidak akan mengulanginya kembali,” sebut Pelaku HB. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi