Beranda Akses Jambi Siap Terapkan ‘New Normal’ Setelah 4 Juni

Jambi Siap Terapkan ‘New Normal’ Setelah 4 Juni

Gubernur Jambi, Fachrori Umar. Foto: Humas Pemprov Jambi
Gubernur Jambi, Fachrori Umar. Foto: Humas Pemprov Jambi

JAMBI, AksesNews – Pemerintah menilai ada beberapa daerah di Indonesia yang berpotensi siap menerapkan tatanan baru atau new normal. Setidaknya, terdapat 7 provinsi yang terindikasi siap menerapkan new normal setelah 4 Juni 2020 mendatang.

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menyebutkan, daerah yang siap menerapkan new normal di antaranya Jambi, Riau, Aceh, Kalimantan Utara, Maluku, DKI Jakarta, dan Jawa Barat.

“Indikasinya didasarkan pada data R0 yang disusun oleh Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas). Bappenas mencatat terdapat beberapa daerah yang kurva penyebaran virus Corona menurun signifikan,” jelasnya, Rabu (27/05/2020).

Jambi Siapkan Skema ‘New Normal’ Hadapi Pandemi Covid-19

Sementara itu, dalam skema new normal Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kementerian Kesehatan, TNI dan Polri tetap dilibatkan. Hal itu untuk memastikan agar kehidupan baru berjalan dengan baik.

Contohnya saja menjaga kedisiplinan masyarakat menerapkan protokol kesehatan di tempat umum. Pasalnya, koordinasi antara pihak berwenang menjadi syarat mutlak untuk new normal.

“Hal ini dilakukan untuk menjaga agar tidak terjadi secondary wave, karena kalau ada secondary wave, maka kegiatan akan dihentikan kembali, jadi   kondisi masyarakat juga harus disiapkan agar betul-betul disiplin,” pungkasnya.

Sementara itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi tengah mempersiapkan skema new normal dalam menghadapi pandemi Corona.

Jambi Siap Terapkan Kebijakan Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19

Gubernur Jambi, Fachrori Umar juga menegaskan bahwa Provinsi Jambi siap untuk melaksanakan Protokol Masyarakat Produktif dan Aman Covid-19.

Menurutnya, melalui APBD Provinsi Jambi telah diluncurkan Rp 211 M untuk penanganan Covid-19, termasuk didalamnya untuk bantuan Jaring pengaman Sosial (JPS) Covid-19 untuk 30.000 KK di kabupaten/kota se-Provinsi Jambi.

Selanjutnya, Gubernur Jambi juga mengusulkan agar diperluas pelaksanaan test Covid-19, serta mempromosikan dan mengampanyekan bagaimana hidup produktif dan aman Covid-19.

Kerinci Ditunjuk Jadi Pilot Project untuk Penerapan ‘New Normal’ di Jambi

Sebelumnya, Pj Sekda Provinsi Jambi, Sudirman menjelaskan, bahwa Kabupaten Kerinci akan menjadi salah satu pilot project untuk penerapan new normal dari 124 kabupaaten/kota se-Indonesia.

“Terkait dengan new normal hari ini, ada teleconference dengan Menko Perekonomian, new normal ini diharapkan dapat berdampak pada pemulihan produktivitas dan pemulihan ekonomi,” jelasnya, Selasa (26/05/2020). Kemarin.

Untuk kensekuensi penunjukan ini, harus dibarengi dengan kesiapan pemerintah daerah, sosialisasi, gerakan membagi masker, Gerakan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.

Kebupaten Kerinci dari 124 kabupaten/kota ditunjuk dari pusat untuk dilaksanakan new normal. New Normal berarti mengarah pada masyarakat yang aman dari Covid-19. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi