Beranda Akses Tanggapan Fasha soal Penyuntikan Vaksin Covid-19

Tanggapan Fasha soal Penyuntikan Vaksin Covid-19

JAMBI, AksesNews – Terlepas dari uji klinis calon vaksin Covid-19, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha menganggap penyuntikan vaksin Covid-19 di Indonesia tidaklah mudah dan merupakan tantangan bagi pemerintah di Indonesia.

Menurutnya, penyuntikan vaksin Covid-19 di Indonesia tidak mudah, karena diperlukan jutaan tenaga medis yang siap melaksanakannya.

“Proses penyuntikan vaksin ini tidak segampang yang kita bayangkan, Pemerintah Indonesia katakanlah sudah mencukupi vaksin, tetapi bagaimana dengan jumlah tenaga untuk penyuntikan vaksin? Diperlukan jutaan tenaga,” katanya, Rabu (25/11/2020).

Kata Fasha, Jumlah masyarakat di Indonesia yang disuntik vaksin Covid-19 berjumlah sekitar 2,6 ratus juta jiwa. Satu orangnya, harus disuntikan vaksin sebanyak 2 kali.

“Sejumlah masyarakat Indonesia sekitar 260 juta orang, harus 2 kali suntik vaksin dengan jeda 2 minggu. Jadi ada 2 vaksin untuk satu orang,” ungkap Fasha.

Penyuntikan vaksin, imbuh Fasha, tidak percuma apabila dilakukan secara serentak, sehingga ini menjadi tantangan untuk pemerintah di Indonesia.

“Dan ini harus disuntikan dalam satu kali. Tidak boleh hari ini si A dan besoknya si B. Dalam satu hari harus selesai semua. Jadi ini merupakan sebuah tantangan bagi pemerintah,” katanya.

Walaupun demikian, Fasha menyampaikan Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi sedang menunggu koordinasi dan bimbingan dari Pemerintah Pusat terkait penyuntikan vaksin Covid-19.

“Untuk penyuntikan vaksin ini, kita menunggu pembimbing dari Pemerintah Pusat, karena pengadaan vaksin ini cukup banyak,” pungkasnya. (Sob)

DRadio 104,3 FM Jambi