Beranda Akses Tak Ada Larangan untuk Gli Tetap Tinggal di Hagia Sophia Meski Itu...

Tak Ada Larangan untuk Gli Tetap Tinggal di Hagia Sophia Meski Itu Masjid

Foto: Akun Instagram @Hagiasophiacat

ARTIKEL, AksesNews – Beberapa media masa online beberapa waktu terakhir memberitakan tentang kucing (Fellis Catus) yang bernama “Gli”. Ditambah lagi hal ini berkaitan dengan berubahnya status Gedung Kuno Hagia Sophia di Turki yang merupakan museum menjadi Masjid kembali oleh keputusan pengadilan tinggi daerah setempat pada awal Juli 2020 ini dengan membatalkan dikrit 1934 masa Mustafa Kemal Ataturk. Dari putusan tersebut, menuai komentar di beberapa negara dengan alasan sejarah.

Apa hubungannya Gli si kucing dengan gedung Hagia Sophia sehingga menjadi pertanyaan Reuters kepada pemerintah Turki terkait keberadaan Gli. Dilansir dari Reuters Jumat (24/07/2020) dengan menanyakan bagaimana nasib Gil si kucing?, Orang-orang Turki juga menanyakan: Apakah Gil harus pindah ?

Pihak berwenang Turki memastikan Hagia Sophia dapat tetap sebagai rumah Gli.

Ibrahim Kalin, juru bicara Presiden Tayyip Erdogan, mengatakan kepada Reuters bahwa Gli serta semua kucing lain di daerah itu, akan tetap di tempatnya.

“Kucing itu menjadi sangat terkenal. Kucing itu akan ada di sana, dan semua kucing dipersilakan ke masjid kami,” katanya.

Dari penyampaian juru bicara presiden, membuat seorang pemandu wisata, Umut Bahceci yang membuat akun instagram untuk Gli pada empat tahun lalu. Akun tersebut kini memiliki lebih dari 48 ribu pengikut.

“Saya mulai memperhatikan Gli setiap kali saya pergi (ke Hagia Sophia) karena Gli berpose untuk orang-orang seperti model,” katanya kepada Reuters. “Saya mendapat pesan seperti,‘ Gli, kami akan datang ke Istanbul untuk menemui Anda. ’Ini benar-benar perasaan yang sangat menyenangkan,”

Kepopuleran Gli si kucing betina yang memiliki bulu keabu-abuan dengan mata kehijauannya itu, sudah lama tinggal di Hagia Sophia ini selama 16 tahun membuat daya tarik sendiri bagi wisatawan yang berkunjung ke Hagia Sophia saat masih menjadi Museum. Sehingga, beberapa wisatawan menyebutkan Gli sebagai ratu. Seperti kata Ummut Bahceci bahwa Gli selalu berpose bak model.

Foto: Instagram @Hagiasophiacat

Tak hanya itu, kepopuleran Gli ini juga tersohor saat mantan Presiden Amerika (2009-2017) Barack Obama berkunjung ke Hagia Sophia 2009 silam, tampak Obama mengelus elus Gil saat kunjungannya.

Terkait keberadaan Kucing yang tetap tinggal di masjid tersebut, tentunya tidak ada larangan. Sebab, Nabi Muhammad yang merupakan panutan bagi seluruh umat Islam di dunia juga memiliki seekor kucing dengan nama “Muezza”. Dalam kisah tersebut, Nabi mengambil air wudhu dari bejana yang mana telah diminum oleh Muezza. Dengan kejadian tersebut, diketahui bahwa dari lidah seekor kucing tidak mengandung najis yang dapat membatalkan wudhu. Jadi, meskipun seekor kucing tinggal di dalam masjid tidaklah mengganggu kesucian bagi orang-orang yang beribadah.

Beberapa hadits, menyatakan kalau kucing itu adalah hewan yang suci.

“Kucing termasuk perhiasan rumah tangga, ia tidak dikotori sesuatu”. (HR Muslim).

Kucing adalah binatang yang badan, keringat, bekas sisa makanan, serta air liurnya adalah suci. Air lirnya bahkan bersifat membersihkan. Hidupnya lebih bersih dari manusia. (HR Malik).

Kenapa kucing menjadi pertanyaan dimana kontrapersi terjadi perubahan status Hagia Sophia?. Ternyata, kucing memiliki keunikan tersendiri dalam sejarah ataupun peristiwa yang terjadi.

Bahkan, familiar seekor kucing pun mendunia oleh tingkah lakunya maupun oleh pengaruh pemiliknya. Hal ini juga kerap menjadi kebanggaan bagi pecinta kucing di Dunia.

Selain Gli, ini sekilas kisah beberapa Kucing yang tercatat di berbagai sumber:

Muezza
Muezza adalah nama seekor kucing yang dipelihara oleh nabi Muhammad. Diketahui, Mueeza ini merupakan kucing jenis Angora dari Turki. Muezza sendiri memiliki keistimewaan, yang mana ketika azan, Kucing ini mengeong dengan lembut.

Suatu kisah, saat nabi Muhammad hendak pergi sholat menggunakan jubahnya, saat itu dirinya melihat Muezza tidur diatas jubahnya. Bukan membangunkan Muezza, tapi Nabi Muhammad menguntingkan jubahnya agar Mueza tidak terbangun. Sepulangnya dari shalat, Nabi mendapati Mueeza sudah terbangun dan bersujud padanya. Nabi lalu membalas dengan mengelus tubuh sang kucing sebanyak tiga kali.

Tama
Di Jepang, ada seekor kucing yang menjadi kebanggaan warganya. Kucing itu berama “Tama” (16) yang semasa hidupnya menjaga stasiun kereta Khisi.

Tama sendiri sudah meninggal pada awal 2007 lalu. Dirinya dikenal karena jasanya menjemput para calon penumpang yang hendak berpergian menggunakan kereta cepat sehigga menarik perhatian para wisatawan dan memberikan keutungan besar bagi pihak stasiun. Dengan tindakan tama tersebut, Tama diangkat menjadi Kepala Stasiun Besar di Khisi meskipun seekor kucing.

Dari pengakuan Presiden Wakayama Electric Railway Mitsunobu Kojima, sejak kehadiran Tama di Stasiun yang hampir sepi itu, Tama memberi kontribusi yang sangat besar semasa hidupnya karena telah menyumbang pendapatan sekira 1,1 miliar yen atau setara Rp1,3 miliar dari hasil jabatannya.

Ta-Miu
Putra Mahkota Thutmose, Putra tertua Firaun Amenhotep III dan Ratu Tiye dari dinasti ke-18 Mesir ( 1549/1550-1298 SM) meiliki kucing peliharaan pribadi dengan nama “Ta-Miu”. Setelah kematiannya, Ta-Miu dimumikan dan dimakamkan di sarkofagus yang dihiasi. Bahkan pada sarkofagusnya, terdapat sebagian besar dari apa yang dunia tahu tentang kehidupan pendek Putra Mahkota Thutmose.

Tabby dan Dixie
Abraham Lincoln, mantan presiden AS juga memiliki 2 ekor kucing dengan nama “Tabby dan Dixie”. Kedua kucing ini juga menjadi kucing pertama yag meghiasi Gedung Putih. Abraham Lincoln kepada kucingnya Tabby perah disuapi makanan dengan mengguakan garpu emas saat maka malam. Semetara itu, untuk Dixie, Abraham Lincoln pernah menyebutkan kalau Dixie lebih pitar dari pada seluruh kabietnya.

Macak
Nikola Tesla seorang Penemu, Fisikawan, Teknisi Mekanika dan Teknisi Listrik Serbia-Amerika semasa kecilnya juga memiliki kucing kesayagan dengan nama “Macak”. Ia pernah menulis sebuah surat kepada seorang anak berusia 12 tahun pada tahun 1939 yang mengungkapkan tentang kucingnya tersebut. Ketertarikannya terhadap listrik juga dipicu oleh keberadaan kucingnya.

Félicette
Dengan sifat yang tenang, Félicette terpilih sebagai salah satu dari 13 Kucing yang diluncurkan ke luar angkasa pada 28 Oktober 1963. Kucing ini terkenal karena satu satunya Kucing yang selamat dari penerbangan luar angkasa. Space.com melaporkan bahwa para ilmuwan Prancis ingin memahami bagaimana kurangnya gravitasi akan berpengaruh pada hewan dan apa yang akan terjadi pada manusia.

Scarlett
Scarlett merupakan seekor induk kucing yang melakukan aksi heroik saat kejadian kebakaran di Brooklyn tahun 1996 karena menyelamatkan Lima ekor anaknya. Nama Scarlett ini diberikan oleh petugas pemadam kebakaran, meski selamat, semasa hidup kucing ini pasca kebakaran menderita luka bakar dan mengalami masalah kesehatan.

Creme Puff
Kucing yang berasal dari Austin, Texas ini, Creme Puff tercatat sebagai kucing tertua berdasarkan Guinness Book of World Record 2010. Kucing ini mati pada usia 38 tahun 3 hari yaitu pada tahun 2005. Jake Perry, sang pemilik kucing tersebut terbiasa memberi mereka makan daging kalkun, telur yang tidak biasa, asparagus, brokoli, dan kopi dengan krim kental.

Oscar
Kucing dengan nama Oscar atau yang juga dikenal dengan “Unsinkable Sam”, merupakan seekor kucing yang terkenal akan keberuntungannya. Antara Mei dan November 1941, seekor kucing hitam dan putih dilaporkan selamat dari tiga kapal karam utama. Kapal pertama yang karam adalah Bismarck Battleship Jerman, ditenggelamkan oleh Inggris pada bulan Mei. Anggota Angkatan Laut Kerajaan Inggris menemukan kucing mengambang di papan. Ia lalu membawanya masuk dan menamainya Oscar. Selanjutnya, kapal perusak Inggris HMS Cossack tenggelam pada Oktober, dan kapal induk Inggris HMS Ark Royal ditorpedo pada November. Oscar menjalani sisa hari-harinya di Inggris.

Grumpy Cat Si Wajah Menggerutu
Si Kucing Pemarah alias The Grumpy Cat Kucing yang bernama asli Tardar Sauce ini pernah menjadi primadona di dunia maya, sebelum mati pada 14 Mei 2019 karena komplikasi kandung kemih.

Bermula dari keisengan pemiliknya mengunggah foto sang kucing di Reddit pada 2012, tampangnya yang seperti menggerutu seketika menjadi favorit warganet. Wajah unik Grumpy Cat laris manis menjadi subyek meme, lelucon, bintang iklan, dan bahkan diabadikan dalam sebuah film pada 2014 lalu.

All Ball
Kucing bernama All Ball ini merupakan peliharaan Koko seekor gorila pertama yang pandai berhitung dan berkomunikasi. All Ball adalah hadiah Natal yang sangat berkesan bagi Koko. Keduanya hampir tidak bisa dipisahkan. Koko begitu menyayangi All Ball apapun kondisinya, dan sebaliknya sang kucing selalu merasa nyaman saat dirawat oleh gorila cerdas itu.

Namun nahas, All Ball sempat menjelajah jauh hingga ke sebuah jalah raya dan tertabrak lalu lalang kendaraan. Koko dikabarkan merasa sangat terpukul selama beberapa waktu, sebelum kemudian kembali bahagia setelah dihadiahi dua ekor kucing lain yang tidak kalah menggemaskan.

Tomasso
Tomasso, seekor kucing jantan yang pernah dipelihara oleh mendiang Maria Assunta, seorang pengusaha dan filantropis kenamanan asal Italia.

Saat Assunta meninggal pada usia 94, dia tidak memiliki anak ataupun saudara dekat. Namun, dia telah menulis surat wasiat sebelumnya, yang ternyata menyebut Tomasso sebagai pewaris harta senilai US$ 10 juta, atau sekitar Rp 142 miliar.

Tidak hanya itu, sang kucing juga diwarisi salah satu rumah mewahnya di Milan, lengkap dengan deretan asisten rumah tangga profesional dan serangkaian asuransi yang memastikan kelangsung hidup Tomasso hingga akhir hayat.

Oscar
Sebelum ada Oscar si kucing beruntung, ini Oscar si kucing peramal. Kucing ini pernah berkali-kali menjadi pemberitaan publik di Amerika Serikat karena kemampuannya meramal kematian.

Oscar diadopsi pada 2005 oleh beberaa staf di Pusat Perawatan dan Rehabilitasi Steere di negara bagian Rhode Island. Tadinya, kehadiran sang kucing dimaksudkan untuk menjadikan panti tersebut terasa lebih nyaman. Kenyataannya, Oscar adalah kucing pemalu dan senang menyendiri, kecuali terhadap pasien yang tengah berada di ambang kematian.

Oscar sepertinya selalu menemukan pasien yang hampir meninggal, sehingga dia bisa menghibur mereka. Seringnya, pasien meninggal beberapa jam setelah dikunjungi oleh Oscar. Alhasil, sang kucing mendapat dua julukan atas keunikannya tersebut, yakni sebagai malaikat welas asih dan “si peramal maut”.

Ditulis: Alpin.R (Jurnalis aksesjambi.com) *Dirangkum dari berbagai sumber media

DRadio 104,3 FM Jambi