Beranda Advertorial Ini Pesan Pj Gubernur Jambi ke Kepala Daerah Terpilih yang Baru Dilantik

Ini Pesan Pj Gubernur Jambi ke Kepala Daerah Terpilih yang Baru Dilantik

JAMBI, AksesNews – Penjabat Gubernur Jambi Hari Nur Cahya Murni, melantik dua pasangan bupati dan wakil bupati terpilih hasil Pilkada 2020, yaitu Bupati dan Wakil Bupati Batanghari dan Tanjung Jabung Barat dengan protokol kesehatan yang sangat ketat, di Gedung Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Jumat (26/02/2021).

Hal itu terlihat dari proses pelantikan yang hanya dibatasi 25 orang saja yang boleh masuk ke dalam gedung tempat berlangsungnya prosesi pelantikan. Bagi keluarga maupun pendukung bupati da wakil bupati terpilih, serta tamu lain hadir secara virtual dan setiap daerah dapat menyaksikan melalui live streaming di tempat masing-masing tanpa harus menghadiri secara fisik.

“Pelantikan KDH (Kepala Daerah) terbatas sesuai perintah Pak Mendagri melalui Surat Mendagri Nomor 131/966/OTDA tanggal 15 Februari 2021. Dijelaskan bahwa pelaksanaan pelantikan kepala daerah dilakukan dengan undangan yang dibatasi guna mencegah timbulnya klaster baru (Covid-19). Yang hadir pada saat pelantikan tetap dibatasi. Hanya ada bupati dan wakilnya beserta keluarga inti kepala daerah yang akan dilantik,” ungkap Pj Gubernur Jambi.

Selain itu, setiap orang yang masuk wajib diukur suhu tubuhnya, menggunakan masker, sarung tangan, dan menjaga jarak. Di luar gedung wartawan yang hadir juga dibatasi dan menjaga jarak.
Pj Gubernur Jambi mengatakan, walaupun acara ini dilaksanakan di tengah keprihatinan bangsa akibat pandemi Covid-19, namun hal tersebut tidak menyurutkan semangat kita semua untuk terus beraktivitas dan berkarya, dengan tetap menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Covid-19.

“Saya mengajak kita semua untuk sama-sama mendoakan agar Covid-19 ini segera berlalu,” ujar Hari Nur Cahya Murni.
Dengan pelantikan ini, dirinya juga mengharapkan kontestasi politik telah berakhir, saatnya semua komponen bersatu untuk membangun daerah masing-masing.

“Saya minta bupati dan wakil bupati yang dilantik menjalankan segala Undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya, serta berbakti kepada masyarakat serta nusa dan bangsa,” tambahnya.

Pj Gubernur Jambi menekankan, pentingnya Kepala Daerah (KDH) terpilih untuk meningkatkan sinergi dengan Forkopimda kabupaten dan seluruh pemangku kepentingan, untuk memadukan program pembangunan di kabupaten, juga melibatkan tokoh agama, tokoh adat, dan pemuda, dalam menjalankan program pemerintahan.

“KDH terpilih bersama DPRD menetapkan Perda tentang RPJMD paling lambat 6 bulan setelah pelantikan hari ini, sebagaimana amanat Pasal 264 UU No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Penyusunan RPJMD didahului dengan KLHS dan mempedomani RTRW,” urainya.

Dirinya juga meminta kepada KDH yang dilantik mempedomani hasil Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) yang pembukaannya telah dilakukan pada tanggal 25 Februari 2021.

“Hal lain yang ingin saya sampaikan bahwa Tahun 2021 mengingat situasi pandemi yang masih terjadi, maka konsentrasi kita dalam memanfaatkan APBD terutama difokuskan pada 3 hal, yaitu: penanganan Covid 19 (melaksanakan 3T (Tracing, Testing dan Treatment) dan 5M (memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menghindari kerumunan, membatasi mobilitas)), Pemulihan Ekonomi (mempermudah dan mempercepat askses pembiayaan bagi UMKM, memberikan insentif dan kemudahan investasi di daerah sebagaimana amanat PP 24/2019) dan jaring pengaman sosial (bansos seperti: BLTDD, Program Keluarga Harapan, Program Sembako dan Bansos Tunai) bagi masyarakat terdampak covid 19,” imbuhnya.

Dalam rangka proses belajar mengajar, sambung Pj Gubernur, kiranya KDH terpilih mempedomani SKB 4 Menteri (Mendikbud, Menag, Menkes dan Mendagri) tentang Panduan Penyelenggaraan Pembelajaran Pada Tahun Ajaran 2020/2021 Dan Tahun Akademik 2020/2021 di Masa Pandemi Covid-19.

Kepada KDH terpilih, ia berpesan agar juga memperhatikan penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) terutama pada aspek pencegahan bersama dengan Forkopimda serta pencemaran lingkungan baik pencemaran udara, air dan tanah untuk dilakukan penanganan yang terkoordinasi.

“Terkait isu stunting diminta kepada Bupati dan Wakil Bupati dalam upaya penurunan stunting melibatkan seluruh Steakholders termasuk PKK, mengingat salah satu pendekatan strategis menurunkan stunting adalah melalui keluarga. Data menunjukan bahwa Kabupaten Batanghari prevalensi stuntingnya 27,2% dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat 20,3%,” tukasnya.
Kepada Bupati dan Wakil Bupati yang baru saja dilantik, dirinya berharap dapat melakukan terobosan dan akselerasi pembangunan untuk kemajuan daerah dengan tetap memedomani peraturan perundang-undangan.

Hari Nur Cahya Murni yang juga Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri itu mendorong KDH terpilih untuk mensukseskan program Vaksinasi Nasional.
“Pemerintah Provinsi Jambi menerima distribusi 7.070 vial vaksin Covid-19 atau 70.700 dosis tahap II dari Pemerintah Pusat, Rabu (24/2),” ungkapnya.

Terakhir, Pj Gubernur Jambi menyampaikan selamat kepada KDH terpilih. “Saya ucapkan selamat bekerja kepada Bupati Batanghari Muhammad Fadhil Arief, SE dan Wakil Bupati Batanghari Bakhtiar, serta Bupati Tanjung Jabung Barat Drs. H. Anwar Sadat, M.Ag dan Wakil Bupati Tanjung Jabung Barat Hairan, SH. Selamat memajukan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Batanghari dan Tanjung Jabung Barat,” pungkas Pj Gubernur Jambi. (Kmf/*)

DRadio 104,3 FM Jambi