Beranda Akses Januari-Februari 2021, Polda Jambi Catat Ada 24 Kasus Karhutla

Januari-Februari 2021, Polda Jambi Catat Ada 24 Kasus Karhutla

JAMBI, AksesNews – Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Jambi mencatat di tahun 2021 sedikitnya ada 14 kasus Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Jambi, dan 3 orang sudah ditetapkan sebagai tersangka pembakaran lahan.

Hal ini disampaikan Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Mulia, Kamis (25/02/2021). Kasus tersebut tercatat sejak bulan Januari hingga Februari 2021. Dari 14 kasus itu terjadi di beberapa daerah di wilayah Provinsi Jambi.

“Rincian, Polres Tebo satu kasus, Polres Muaro Jambi dua kasus, Polresta Jambi satu, Polres Tanjabbar empat, Polres Tanjabtim lima kasus,” katanya.

Untuk itu Polda Jambi mengingatkan, bahwa tindakan membakar hutan dan lahan bisa dikenakan sanksi dan ancaman hukuman 10 tahun penjara dan denda Rp 10 Miliar, sebagaimana undang-undang nomor 39 tahun 2014 tentang perkebunan.

“Stop bakar hutan dan lahan. Karena banyak yang dirugikan, baik pelaku itu sendiri, maupun secara kesehatan dan ekonomi, juga akan berdampak,” imbaunya.

Menurut Kombes Pol Mulia Prianto, dampak yang ditimbulkan dari Karhutla yakni kabut asap yang tebal sehingga dapat menutupi jarak pandang dan debu dengan ukuran partikel kecil, kemudian gas yang berdampak terhadap kesehatan manusia.

“Seperti ISPA, Pneumonia, asma, iritasi mata dan kulit, sekaligus terjadinya pencemaran udara,” tegasnya.

Sedangkan dari aspek ekonomi yaitu terganggunya aktivitas sehari-hari, menurunnya produktivitas dan penghasilan, hilangnya mata pencaharian masyarakat di sekitar hutan dan menurunnya devisa negara.

“Terlebih berkurangnya umur tanah serta terganggunya transportasi darat dan udara,” pungkasnya. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi