Beranda Akses Bea Cukai Jambi Bebaskan Pajak Impor Barang Penanganan Covid-19

Bea Cukai Jambi Bebaskan Pajak Impor Barang Penanganan Covid-19

JAMBI, AksesNews – Di tengah situasi pandemi Covid-19, Menteri Keuangan telah menetapkan beberapa peraturan yang dapat mendukung pemulihan perekonomian Indonesia. Salah satunya dengan memberikan kebijakan nasional terkait aturan yang menyangkut kegiatan penanganan Covid-19.

Bea Cukai Jambi mendapat undangan khusus dari Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, untuk menerima piagam penghargaan dan ucapan terima kasih atas bantuan pendistribusian hibah Covid-19 dari Temasek Singapura. Hal ini berkaitan dengan tugas pokok dan fungsi Bea Cukai, yaitu community protector.

“Bantuan telah kami salurkan kepada 2 rumah sakit dan beberapa puskesmas di Kota Jambi, di antaranya terdapat 20 buah oksigen konsentrat serta 5000 resolute PCR test,” kata Wali Kota Jambi, Syarif Fasha, Selasa (24/11/2020).

Bantuan dari Temasek Singapura ini, kata Fasha, sudah berjalan 5 kali dan selalu dibantu oleh Kantor Bea Cukai Jambi. Maka dari itu, dirinya mengundang khusus Kantor Bea Cukai Jambi yang sudah merespon dan membantu upaya daerah dalam menangani Covid-19.

Wali Kota Jambi, Syarif Fasha mengapresiasi dukungan dari Kantor Bea dan Cukai Jambi. Menurutnya, dengan adanya dukungan dari Kantor Bea dan Cukai, bantuan dari Temasek Foundation tersebut bisa datang tepat waktu.

“Pemerintah ke depannya kembali meminta dukungan dari Bea dan Cukai untuk pengiriman alat tes PCR yang dikirim dari Singapura. Seluruh persiapan untuk uji swab mandiri sudah dilakukan, saat alat PCR tiba di Kota Jambi, uji swab dapat kita laksanakan,” pungkasnya.

Perlu diketahui, pada umumnya barang-barang yang masuk dari luar negeri harus dikenakan Bea Masuk maupun Pajak Dalam Rangka Impor (PDRI). Namun untuk mengatasi pandemi Covid-19 ini, pemerintah menetapkan kebijakan nasional bahwa Bea Masuk dan PDRI untuk barang-barang dalam rangka penanganan Covid-19 dapat dibebaskan.

Pembebasan Bea Masuk dan PDRI itu termasuk, baik dari sisi persyaratan hingga tersalurkannya bantuan distribusi hibah Covid-19, salah satunya seperti yang sudah diterima oleh Kota Jambi dari Temasek Singapura.

Kepala Kantor Pengawasan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Jambi, Ardiyatno mengatakan selama ini barang impor yang masuk dari luar negeri pasti dikenakan bea masuk. Namun, saat ini berdasarkan kebijakan dari Kementerian Keuangan, Bea Masuk dan pajak barang keperluan penanganan Covid-19 ditiadakan.

Selain Bea Masuk dan pajak, dari sisi syarat berkas dan dokumen pendukung juga dipermudah. Salah satu bentuk dukungan yang telah dilaksanakan adalah impor barang dari Temasek Foundation Singapura ke Kota Jambi. Dimana seluruh barang yang masuk dari sana merupakan barang untuk keperluan penanganan Covid-19.

“Ini akan menjadi motivasi untuk kami semua untuk terus meningkatkan sinergi, berkolaborasi khususnya dengan pemerintah Kota Jambi dalam rangka penanganan Covid-19 maupun kegiatan lainnya yang dapat mendukung roda perekonomian di Kota Jambi,” ujar Ardiyatno, Kepala Kantor Bea Cukai Jambi. (Bjs/Hms)

DRadio 104,3 FM Jambi