Beranda Akses Jelang Lebaran, Tak Ada Penambahan Pasien Positif Covid-19 di Jambi

Jelang Lebaran, Tak Ada Penambahan Pasien Positif Covid-19 di Jambi

JAMBI, AksesNews – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi mencatat sebanyak 83 pasien positif virus Corona (Covid-19) yang dirawat di Rumah Sakit Jambi sejak kasus pertama muncul sampai dengan H-1 Lebaran 2020, yang jatuh pada Minggu (24/05/2020) besok.

Seluruh pasien positif tersebut, tersebar di seluruh kabupaten/kota yang ada di Provinsi Jambi. Kasus Covid-19 di Jambi tercatat terus meningkat dari hari ke hari hingga hari ini mencapai angka 91 kasus pada Sabtu, 23 Mei 2020.

Juru Bicara Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan total kasus sampai saat ini per Sabtu 23 Mei 2020 sebanyak 91 kasus dan 8 orang sudah dinyatakan sembuh.

“Hari ini tak ada penambahan pasien positif Covid-19 di Jambi, total kasus masih 91 dan 8 sembuh, sisanya 83 pasien masih dalam perawatan tim medis,” jelasnya.

Kedelapan pasien sembuh tersebut, masing-masing 1 pasien berasal dari Kota Sungai Penuh, Kabupaten Bungo, Tebo, Tanjung Jabung (Tanjab) Barat, Muaro Jambi, Kota Jambi, dan 2 pasien sembuh di Kabupaten Merangin, Jambi.

Sementara itu, jumlah pasien dalam pengawasan (PDP) kini tercacat sebanyak 64 orang, untuk orang dalam pemantauan (ODP) berjumlah 82 dan sebanyak 18 pasien menunggu hasil uji lab/swab.

Jumlah tersebut tersebar di seluruh wilayah kabupaten/kota yang ada di Jambi. Kota Jambi berada di posisi pertama sebagai wilayah penyumbang angka kasus positif Covid-19 terbanyak di Provinsi Jambi, dengan total 26 orang.

Kabupaten Merangin berada di posisi kedua dengan mencatat 20 kasus, Kabupaten Muaro Jambi-Tanjung Barat-Sungai Penuh masing-masing 9 kasus, Batanghari 6 kasus, Bungo 4 kasus, Tebo-Sarolangun 3 kasus dan Kabupaten Kerinci-Tanjab Timur masih 1 kasus.

Gubernur Jambi Tiadakan Open House Idul Fitri Tahun Ini

Untuk mencegah penyebaran COVID-19 kian meningkat saat hari raya Idul Fitri, Gubernur Jambi melalui Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah meminta masyarakat untuk melakukan shalat Idul Fitri di rumah saja.

“Berdasarkan surat edaran Gubernur Jambi, disampaikan bahwa shalat Ied itu dilaksanakan di rumah bersama keluarga, takbir juga dirumah, open house atau halalbihalal juga ditiadakan,” tutupnya. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi