Beranda Akses Jarak 18 Hari, Rumah Keluarga di Bumi Pinang Merah 2 Kali Kemalingan

Jarak 18 Hari, Rumah Keluarga di Bumi Pinang Merah 2 Kali Kemalingan

KOTAJAMBI, AksesNews – Duty (45) warga Rt 19 Kelurahan Bagan Pete Kecamatan Alam Barajo, yang baru 1 bulan pindah ke Perumahan Bumi Pinang Merah sudah dua kali rumahnya dibobol maling. Namun, Pihak kepolisian belum ada menerima laporan tersebut lantaran belum ada laporan peristiwa tersebut masuk.

Menurut informasi yang di peroleh di lapangan, Rumah Duty baru saja dibobol maling pada hari Sabtu (20/06/2020) kemarin, sekira pukul 04.18 WIB dini hari.

Pengakuan dari istri Duty yakni Desi mengatakan bahwa sebelum kejadian
ini, rumahnya pernah juga dibobol maling dan pada saat itu yang hilang Hp Xiomi Readmi 5A, Hp Oppo A1K dan Laptop Lenovo yang diperkirakan kerugaian sekitar Rp 9 juta, dan barang tersebut masih baru semua.

“Ini kejadian kemalingan yang kedua kalinya dan yang hilang itu Drum plastik yang serukaran sekitar 163 dan dalam drum tersebut berisikan air, jadi jarak kemalingan yang pertama sama yang kedua itu hanya 18 Hari,” jelasnya.

Desi menambahkan bahwa kejadian yang kedua ini pelaku sempat diketahui oleh anak saya, dan sempat mengejarnya namun saya larang karena takut, pelaku itu ada dua orang menggunakan motor gigi berwarna merah.

“Saya kurang tau merk motor apa yang digunakan pelaku, kalau tidak salah pelaku gunakan sepeda motor Supra atau Revo dan pelaku orangnya tinggi dan kurus menggunakan baju merah,” sebutnya.

Dilihat dari sekitar rumah korban memang dalam keadaan sepi karena Perumahan ini masih baru, dan baru keluarga Duty saja yang baru mengisinya.

Kejadian pertama diperkirakan sekitar pukul 02.06 WIB, itu ketahuannya pada saat Duty baru bangun dan hendak sholat subuh, dan dia melihat Jendala kamar anaknya sudah terbuka, dan hampir diseluruh jendelanya bekas di jongkel maling.

Sementara itu, Kapolsek Kota Baru AKP Afrito Marbaro mengatakan bahwa pihaknya tidak tahu akan kejadian tersebut dikarena korban tidak melaporkan kejadian tersebut.

“Korban belum ada buat laporam, tapi nanti akan kita suruh anggota kita kerumah korban,” pungkasnya. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi