Beranda Akses Hentikan Perkara, Kejari Tanjab Barat Lakukan Keadilan Restoratif

Hentikan Perkara, Kejari Tanjab Barat Lakukan Keadilan Restoratif

TANJABBAR, AksesJambi.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat untuk pertama kalinya melakukan pemberhentian penuntutan untuk perkara tindak pidana. Penyelesaian kasus perkara tindak pidana ini diselesaikan di luar pengadilan dengan cara keadilan restoratif.

Pelaksanaan penyelesaian perkara ini di lakukan di Kejari Tanjab Barat, Selasa (20/10/2020) di Ruang Rapat Kantor Kejari Tanjab Barat. Hadir dalam kesempatan ini antara pihak korban dan pihak tersangka yang turut hadir di dalam ruang rapat.

Selain itu, pelaksanaan ini dihadiri oleh Kajari Tanjab Barat, Togar Rafilion, Kasi Pidum Kejari, Novan Harpanta, Kasi BB Kejari, Sepri. Turut hadir dalam kesempatan ini dari pihak kepolisian, Kasatreskrim Polres Tanjab Barat, Jan Manto Hasiholan.

Kasi Pidum Kejari Tanjab Barat, Novan Harpanta menyebutkan bahwa penegakkan hukum secara keadilan restoratif baru pertama kali dilakukan. Hal ini dilakukan sesuai dengan Peraturan Kejaksaan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2020.

“Hari ini diadakan keadilan restoratif atau Restorative Justice dan ini sesuai dengan peraturan Jaksa Agung nomor 15 tahun 2020. Ini kasus pertama di Kabupaten Tanjab Barat yang diajukan secara RJ,” ujar Novan.

Lebih lanjut, disampaikan oleh Novan bahwa yang mengajukan RJ ini adalah pihak dari Jaksa berdasarkan hati nurani. Adapun Novan sebagai pihak Jaksa memposisikan diri sebagai fasilitator untuk di lakukan upaya perdamaian terhadap korban dan tersangka.

“Nantinya setelah dilakukan upaya perdamaian terhadap perkara yang di jalani oleh tersangka, berdasarkan surat keputusan atas perintah dari pak Kepala Kejari bisa di hentikan tuntutannya,” pungkasnya. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi