Beranda Akses Cabut Izin Perusahaan yang Tak Mampu Tangani Karhutla di Wilayahnya

Cabut Izin Perusahaan yang Tak Mampu Tangani Karhutla di Wilayahnya

JAMBI, AksesNews – Danrem 042/Garuda Putih (Gapu), Brigjen TNI M Zulkifli mengatakan bahwa Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Jambi hampir setiap tahun terjadi, untuk mengatasi Karhutla tersebut, Danrem meminta untuk membentuk tim kecil Karhutla.

Hal tersebut dikatakan Danrem saat mengikuti Focus Group Discussion (FGD) mencari solusi permanen Karhutla, di Balai Prajurit Korem 042/Gapu, Selasa (20/10/2020).

Tim kecil penanganan kebakaran hutan ini nanti akan terus koordinasi bersama Kementrian dalam penanganan Karhutla.

“Kita perlu terobosan baru, kalau kita berfikir datar saja, saya percaya tiga atau empat tahun kedepan Jambi akan diselimuti asap lagi,” katanya.

Lanjutnya, dari jumlah kebakaran hutan dan lahan di Provinsi Jambi tersebut di kawasan Tahura. Danrem meminta, dari lahan tersebut bisa di kelola dengan merubah HLG menjadi HP, sehingga bisa di kelola dan di jaga.

Kemudian, atasi kebakaran hutan di Jambi, bisa dengan mencabut izin perusahaan yang tak mampu mengelola lahan di wilayahnya.

“Cabut izin yang tak mampu mengelola, karena memang ini menjadi salah satu penyebab kebakaran hutan,” ungkapnya.

Pada kesempatan lain, Ditreskrimsus Polda Jambi Kombes Pol Edy Faryadi menyatakan, Presiden RI Joko Widodo menyebutkan 99 persen kebakaran hutan karena ulah manusia. Diakui Edy, pasalnya pihaknya telah melakukan penyelidikan dalam penanganan kasus.

Edy menyebutkan, Asap Digital yakni aplikasi sistem pengendalian asap kebakaran hutan. “Penyebab kebakaran ada dua, faktor cuaca dan faktor ulah manusia,” kata dia.

Saat ini Polri telah menyiapkan atau membuat program E-tilang, dengan demikian bisa mengetahui siapa yang melanggar lalu lintas. Begitu halnya dengan asap digital.

“Dengan asap digital ini saya percaya bisa memantau penyebab kebakaran dan langsung bisa mendeteksi dini pencegahan kebakaran, ini bisa kita gunakan secara permanen,” jelasnya.

FDG dibuka oleh Plt Gub Jambi, Ir. Restuardy Daud, MSc, dan dihadiri oleh Ketua DPRD Edi Purwanto, Kapolda diwakili Dirkrimsus, Wakajati, Rektor Unja serta Dinas/Instansi Terkait.

Kegiatan tersebut dilaksanakan dengan mematuhi protokol kesehatan dan social distancing. (Penremgapu)

DRadio 104,3 FM Jambi