Beranda Akses Debit Air Sungai Batanghari Meningkat, Posko Darurat Bencana Segera Didirikan

Debit Air Sungai Batanghari Meningkat, Posko Darurat Bencana Segera Didirikan

JAMBI, AksesNews – Intensitas hujan yang terus meningkat belakangan ini, membuat debit air Sungai Batanghari di Provinsi Jambi mengalami peningkatan pula.

Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Provinsi Jambi merilis, bahwa potensi hujan sedang hingga lebat akan terjadi di sejumlah wilayah Provinsi Jambi pada tanggal 20 Januari- 22 Januari 2020.

Kepala BMKG Provinsi Jambi, Addi Setiadi, mengatakan hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang berpotensi terjadi pada siang/sore, malam dan dini hari di sejumlah wilayah Jambi.

Sejumlah wilayah tersebut, antara lain Kabupaten Muaro Jambi, Batanghari, Tebo, Sarolangun, Merangin, Tanjung Jabung Timur, Tanjung Jabung Barat dan Kabupaten Kerinci.

“Masyarakat dihimbau agar waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti tanah longsor, angin kencang, pohon tumbang dan banjir di wilayah-wilayah tersebut,” imbaunya.

Menghadapi kondisi ini, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jambi melakukan pemantauan, pengecekan dan patroli di sekitaran kawasan pinggiran sungai terpanjang di Sumatra tersebut.

Gubernur Jambi Fachrori Umar bersama Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto, Wakapolda Jambi Brigjen Pol. Dul Amin, Danrem 042/Gapu, Kol. Arh. Elphis Rudi, meninjau debit air Sungai Batanghari dengan menggunakan perahu motor.

Didampingi oleh Kepala BPBD Provinsi Jambi, Bachyuni Deliansyah dan pihak terkait lainnya, Gubernur memulai pemantauan dari dermaga di dekat Pasar Angso Duo ke arah Jembatan Batanghari 1, Aur Duri, Kota Jambi.

Kemudian, Gubernur menuju ke arah Jembatan Gentala Arasy dan berakhir kembali ke dermaga di dekat Pasar Angso Duo. Dari peninjauan itu, secara kasat mata tampak bahwa debit air Sungai Batanghari meningkat.

Usai meninjau debit air Sungai Batanghari, Gubernur Fachrori menyampaikan bahwa Pemprov Jambi akan menetapkan status siaga darurat bencana dan mengaktifkan sistem Komando Penanganan Darurat Bencana (Posko Provinsi).

“Kita akan segera aktifkan Posko Provinsi, sebagai salah satu bentuk upaya antisipasi dan kesiapsiagaan menghadapi bencana,” kata Fachrori.

Selain itu, dirinya juga berharap, setiap stakeholder dapat melaksanakan aksi penguatan kesiapsiagaan dan peringatan dini, sehingga upaya pemerintah dalam hal menjaga keselamatan masyarakat dapat terwujud. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi