Beranda Akses Coba Langsung Akses yang Sulit, Al-Haris Akan Buka Jalan Ngaol-Air Liki

Coba Langsung Akses yang Sulit, Al-Haris Akan Buka Jalan Ngaol-Air Liki

MERANGIN, AksesJambi.com – Bupati Merangin, Al Haris kembali melakukan program Perjalanan Pejabat Tidur di Dusun (Pertisun). Meski sempat pakum selama satu tahun, kali ini Al Haris memulainya kembali di desa Pertisun Air Liki, Kecamatan Tabir Barat, Sabtu (18/07/2020).

Akses jalan darat yang sulit, Al Haris beserta istri, Hesty serta Wakil Bupati, Masruri dan PJ Sekda, Hendri Maidalef yang juga bersama istri menempuh lebih kurang 2 jam perjalanan dari kota Bangko dengan menggunakan Mobil.

Tak hanya jalur darat, Rombongan juga menempuh jalur sungai dengan naik kapal kecil (Ketek) lebih kurang 2,5 jam perjalanan.

Untuk sampai ke Desa Air Liki mereka tidak satu Ketek, karena setiap Ketek-nya, hanya bisa menampung tiga orang penumpang. “Kedalaman sungainya tidak sama, sebagian ada yang dangkal, sehingga Ketek bisa kandas,” Hesty Haris.

Sesampainya di seberang sungai, rombongan harus naik roda dua karena jalan harus menempuh tebing selama 2 jam hingga sampai di desa Air Liki.

Beruntung selain Bupati, mereka bisa bertolak dari Bangko sejak Jumat pagi (17/07/2020). Sedangkan Bupati, baru bisa di Desa Ngaol (Pelabuhan Ketek) sekitar pukul 18.12 Wib, karena harus merampungkan tugas dinas di Jakarta.

Akibatnya perjalanan jalur sungai, dilakukan pada malam hari usai Shalat Magrib.

Naik Ketek menempuh sungai berbatuan yang arusnya cukup deras pada malam hari, itu yang dilakukan Al Haris untuk sampai ke lokasi. Menggunakan penerang senter, Ketek yang ditumpangi Bupati merayap menghindari berbatuan.

Al Haris tiba di Desa Air Liki sekitar pukul 22.35 Wib dan langsung disambut ratusan warga di Balai Adat Desa Air Liki, tempat berlangsungnya acara. “Maaf saya terlambat tiba, karena dari Jakarta langsung ke sini,” ujar Al Haris.

Selain menampung berbagai aspirasi masyarakat lewat dialog yang digelar pada acara itu, bupati mengatakan akan membangun jalan dari Desa Ngaol ke Desa Air Liki untuk membuka keterisoliran.

“Jalur semula yang kita rencanakan melewati hutan lindung TNKS tidak dikabulkan, akhirnya kita cari jalur lain menghindari kawasan TNKS. Mudah-mudahan tahun ini juga segera dirintis pembukaan jalan itu,” terang Bupati. (*)

DRadio 104,3 FM Jambi