Beranda Akses Lepas ASI, Faktor Anak Usia 11-34 Bulan Sumbangsi Gizi Buruk

Lepas ASI, Faktor Anak Usia 11-34 Bulan Sumbangsi Gizi Buruk

Ilustrasi Ibu menyusui. Foto: mommiesdaily.com
Ilustrasi Ibu menyusui. Foto: mommiesdaily.com

TANJABBAR, AksesJambi.com – Angka penderita Gizi Buruk di Kabupaten Tanjung Jabung (Tanjab) Barat semakin bertambah. Hal ini diungkapkan oleh Kabid Kesehatan Masyarakat, Erida Manalu.

Erida Manalu mengungkapkan rata-rata yang mengalami gizi buruk ketika seorang anak tidak lagi mendapatkan asupan Air Susu Ibu (ASI) dari ibunya.

“Di 2018 ada tiga kasus, kemudian di 2019 ada empat orang dan 2020 ini ada kemarin satu yang meninggal. Kalau untuk yang tahun 2018 dan 2019, dalam keadaan sehat,” sebutnya, Selasa (16/06/2020).

Namun, diungkapkannya dalam kasus 2019 terdapat satu anak yang mempunyai penyakit jantung dan sampai sekarang tidak bisa ditangani gizi buruknya. Meskipun demikian, pihaknya tetap melakukan pemantauan terhadap anak gizi buruk.

Lebih lanjut, disampaikannya bahwa rata-rata terhadap anak gizi buruk ditemukan dari hasil temuan di Puskemas. Berdasarkan temuan di Puskesmas tersebut pihaknya langsung turun untuk mengecek kondisi anak tersebut.

“Ini yang temuan dari puskesmas kita, mereka laporan kita. Diagnosa awal itu gizi kurang, kemudian dinkes turun, kalau masih kategori gizi kurang dan bisa di tangani rawat jalan maka dilakukan rawat jalan,” ungkapnya.

Sementara itu, dalam melakukan pemantauan ada petugas kesehatan yang akan memantau perkembangan anak tersebut. Kata Ernida, ada suntikan dana untuk pembelian makan tambahan untuk mengontrol gizi anak tersebut.

“Setiap tanggal 5 atau tanggal 10 ke atas kita ada laporan ke provinsi, kita evaluasi di sana mana-mana Gizinya tidak sesuai kita tindak lanjuti,” terangnya.

Terhadap hal ini, Ernida berharap kepada orang tua untuk dapat mengontrol gizi anak sehingga terhindar dari faktor resiko anak kurang gizi. Hal yang perlu diperhatikan adalah ketika anak sudah tidak mendapatkan asupan dari ASI ibunya.

“Yang kita temukan itu usia 11 sampai 18 bulan, ada juga 34 bulan. Tapi rata-rata itu anak yang sudah selesai diberi asi, mulai dia jajan, makan, nah itu kadang gizinya yang tidak terpenuhi,” pungkasnya. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi