Beranda Akses RS Abdul Manap Kota Jambi Isolasi 2 Suspect Corona

RS Abdul Manap Kota Jambi Isolasi 2 Suspect Corona

JAMBI, AksesNews – Rumah Sakit (RS) Abdul Manap Kota Jambi merawat dan mengisolasi dua pasien yang diduga terpapar virus Corona atau suspect corona. Salah satunya usai menjalani ibadah umrah di tanah suci makkah, Arab Saudi.

Kedua pasien tersebut, merupakan pasangan suami istri dan yang baru pulang umrah suaminya dan istrinya yang menjemput ke Palembang. Mereka mengalami gejala mirip pasien virus Corona (COVID-19), yakni batuk dan pilek disertai demam.

Saat ini, keduanya telah menjalani perawatan di ruang isolasi Rumah Sakit Abdul Manap Kota Jambi. Sesuai Standar Operasi Prosedur (SOP) penangangan pasien suspect virus Corona, siapapun yang baru pulang dari luar negeri harus diisolasi.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Jambi, Ida Yuliati Kadis, mengatakan, pasien tersebut memiliki riwayat bepergian ke luar negeri. Diketahui, gejala muncul setelah pasien itu menunaikan ibadah umrah di Arab Saudi.

“Pasien yang diisolasi tersebut baru pulang dari umrah, karena pasien menderita demam, batuk pilek. Sesuai prosedur tetap (Protap), kalau ada pasien demam batuk pilek dan baru pulang dari luar negeri harus dilakukan isolasi,” kata Ida, Sabtu (14/03/2020).

Kini kondisi pasien tersebut terus diawasi dan dilakukan pemeriksaan lanjutan. Sesuai Protap dan SOP yang berlaku, maka pasien harus mendapatkan penanganan lebih lanjut, dan sampel dahak juga sudah diambil untuk dilakukan uji lab di Jakarta.

Sementara itu, tim Satgas dan penanggulangan virus Corona Provinsi Jambi saat ini tengah melakukan verifikasi terhadap pasien terduga suspect virus corona yang dirawat di RS Abdul Manap Kota Jambi hari ini, Sabtu (14/03/2020) dan akan dilakukan uji lab.

Karo Humas dan Protokol Setda Provinsi Jambi, Johansyah mengatakan nantinya hasil verifikasi sampel pasien akan dikirim ke Litbang Kemenkes RI. Hal ini dilakukan berhubungan dengan pernyataan pasien yang mempunyai riwayat perjalanan dari luar negeri.

“Hal ini masih perlu ditindaklanjuti oleh tim surveilans dari Dinkes Kota, Dinkes Provinsi, tim labor dan KKP Kelas III Jambi, secara bersama-sama untuk memastikan kriteria penetapan kelayakan suspect,” jelasnya.

Berdasarkan informasi dari tim satgas, kata Johansyah, pasien tersebut mengalami demam, batuk dan pilek. Namun, gambaran paru-paru pasien tidak menunjukkan gejala terinfeksi corona, tapi tetap harus waspada.

Pemerintah Provinsi dan Kota menghimbau kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak panik serta harus terus waspada. Kedua pasien yang diketahui pulang umrah ini, belum dipastikan terjangkit COVID-19 dan menunggu hasil uji laboratorium dari Jakarta. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi