Beranda Akses Energi Pemuda Harus Disalurkan Pada Kegiatan Positif

Energi Pemuda Harus Disalurkan Pada Kegiatan Positif

BATANGHARI, AksesJambi.com – Di era saat ini, peran anak muda atau kaum milenial perlu dilibatkan dalam membangun suatu daerah. Bagaimana tidak, saat ini pun pemerintah pusat tengah menggiatkan anak-anak muda untuk mengambil peran dalam pembangunan, seperti ditunjuknya menteri dari kaum muda, sampai dengan dibentuknya stafsus milenial untuk Presiden RI.

Bagaimana dengan Kabupaten Batanghari?

Saat dibincangi awak media, salah satu bakal Paslon bupati dan wakil bupati Batanghari, Fadhil-Bakhtiar mengemukakan bahwa milenial ataupun anak muda merupakan agent of change yang akan menjadi pelopor perubahan dalam membangun Batanghari kedepannya.

Tentunya, pernyataan tersebut bukan hanya bersifat omongan belaka, sebab saat ini bakal paslon Fadhil-Bakhtiar tengah menggiatkan anak-anak muda yang tergabung dalam perjuangan pemenangan Fadhil-Bakhtiar tengah digalakkan untuk berkreasi.

Bakhtiar sendiri mengatakan, Untuk di Kabupaten Batanghari saat ini, sudah banyak anak muda yang menempuh jenjang pendidikan yang tinggi, mulai dari tamatan SMA, S1 bahkan S2. Namun kembali lagi ke permasalahan, masih banyak milenial yang tamat sekolah, justru menganggur saat kembali ke kampung halamannya, dengan prihal minimnya peluang kerja.

Menanggapi itu, saat dibincangi AksesJambi.com, bakal calon wakil bupati Batanghari, H Bakhtiar SP angkat bicara. Dia mengatakan, dalam visi-misi bakal paslon Fadhil-Bakhtiar tentunya tidak akan melupakan anak muda Batanghari yang merupakan Agent Of Change.

Dikatakannya, jika dalam jargon pasangan ini yaitu Arah Perubahan, maka anak-anak muda Batanghari merupakan pelopor perubahan. Pemuda harus berani dan bisa membuka wawasan mereka, sehingga mereka tidak hanya berpangku tangan untuk menunggu peluang pekerjaan.

“Mereka harus bisa membaca peluang, dengan memadukan teori dan praktek di lapangan maka mereka bisa membuka peluang usaha, terlebih saat ini sudah di zaman digital, tentu mereka bisa dengan mudah mencari-cafi informasi,” ucapnya.

Selain itu, pemuda ataupun generasi milenial Batanghari juga harus mempunyai jaringan yang tinggi, dan juga mempunyai komunikasi yang bagus kepada publik dan juga multitalent. Sehingga saat pemerintah menghadirkan investor-investor, mereka mempunyai SDM yang di butuhkan perusahaan tersebut.

“Jiwa muda itu masih mencari, kita akan berikan mereka peluang untuk mencari apa hobi dan keinginan mereka. Dan jika mereka sudah menemukannya, tentu akan kita bina agar tetap mengarah ke hal yang positif,” ungkap pria kelahiran Mersam ini.

Dikatakan Bakhtiar, jika pasangan Fadhil-Bakhtiar diamanahkan masyarakat untuk memimpin Kabupaten Batanghari, maka mereka akan berupaya membangun Kabupaten Batanghari dengan melibatkan kaum generasi milenial.

“Kita akan bangun destinasi wisata, dan milenial juga diberi peran untuk mempromosikan potensi-potensi yang ada di Kabupaten Batanghari,” kata dia.

Selain sebagai pelopor perubahan, milenial Batanghari juga akan diberikan pelatihan atau pun pembekalan life skill, juga beasiswa kepada para pelajar. Dengan tujuan untuk bersama-sama membangun Kabupaten Batanghari.

“Jika ketika hendak memulai usaha mereka terkendala di modal usaha, maka mereka akan dibantu dengan kebijakan pemerintah. Seperti adanya pinjaman dari Pemda, perbankan ataupun tempat-tempat kredit usaha, sehingga manajemen bisnis mereka berjalan dengan baik, dan jiwa entrepreneur mereka berkembang,” pungkasnya.

Sementara itu, dalam rilisnya, Bacalon Bupati Batanghari, Muhammad Fadhil Arief mengatakan, anak-anak muda Batanghari yang kelak akan menjadi pemuda dan penopang pembangunan Batanghari harus bisa memanfaatkan semangat mudanya.

“Generasi muda mempunyai energi yang sangat lebih, maka energi tersebut harus ditularkan kepada kegiatan positife. Maka peran pemerintah kedepan bagaimana memfasilitasi kegiatan kepemudaan dan Mengapresiasi prestasi dalam bentuk penghargaan,” singkatnya. (ANI)