Beranda Akses Kabupaten Merangin Jadi Satu-satunya Zona Hijau Covid-19 di Provinsi Jambi

Kabupaten Merangin Jadi Satu-satunya Zona Hijau Covid-19 di Provinsi Jambi

Sebaran kasus Corona di Provinsi Jambi pada Kamis, 13 Agustus 2020. Foto: Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi.
Sebaran kasus Corona di Provinsi Jambi pada Kamis, 13 Agustus 2020. Foto: Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi.

JAMBI, AksesNews – Kasus virus Corona (Covid-19) di Provinsi Jambi terus meningkat signifikan dalam beberapa hari terakhir. Meski demikian, hari ini pada Kamis, 13 Agustus 2020, tak ada tambahan pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Berdasarkan peta risiko Covid-19 kabupaten/kota di Provinsi Jambi periode 03-09 Agustus 2020, tercatat zona hijau tersisa hanya satu wilayah saja dari 11 kabupaten/kota. Selain itu, ada 2 wilayah yang masuk zona orange dan selebihnya adalah zona kuning.

Satu-satunya wilayah yang masih meraih predikat zona hijau adalah Kabupaten Merangin, dengan nihil kasus Corona atau sebelumnya jumlah kasus 21 orang yang semuanya sudah dinyatakan sembuh. Sedangkan 2 wilayah yang masuk zona orange, yakni Kabupaten Batanghari dan Kota Sungai Penuh.

Juru Bicara (Jubir) Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Jambi, Johansyah menyebutkan, saat ini ada delapan kabupaten/kota yang masuk ke zona kuning, yaitu Kota Jambi, Muaro Jambi, Bungo, Tebo, Sarolangun, Kerinci, Tanjung Jabung (Tanjab) Barat dan Timur.

“Hanya satu yang zona hijau, yaitu Kabupaten Merangin. Karena di wilayah tersebut, sudah tidak ada lagi kasus positif Covid-19. Semuanya sudah sembuh,” kata Johansyah, Kamis (13/08/2020) sore.

Untuk itu, Gugus Tugas Provinsi meminta masyarakat agar mematuhi protokol kesehatan untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Bagi warga yang keluar rumah, harus menggunakan masker, selalu mencuci tangan pakai sabun dan menjaga jarak fisik.

Selain itu, pihaknya juga terus meningkatkan kegiatan 4T (Tracing, Tracking, Testing dan Treatment) di seluruh wilayah, penguatan sistem surveilans, dan sistem pelayanan kesehatan.

“Penguatan sinergi dan koordinasi seluruh anggota, gugus tugas kabupaten/kota dan provinsi. Tetap memperhatian aturan/syarat dalam persiapan penerapan AKB supaya tetap aman dan produktif bagi seluruh masyarakat,” kata Johansyah.

Selanjutnya, meningkatkan kegiatan monitoring dan evaluasi secara berkala dengan sanksi tindak yang tegas bagi yang melanggar atau tidak sesuai aturan yang berlaku (memperhatikan inpres no.6/2020).

“Setiap wilayah kabupaten/kota memperhatikan hasil pemetaan risiko wilayah sesuai dengan aturan yang berlaku, memaksimalkan upaya-upaya pencegahan penularan baru,” sebutnya.

Hingga saat ini, berdasarkan update sebaran terbaru Covid-19 di Jambi, suspect 46 orang, Terkonfirmasi positif tetap 215 kasus, dirawat 92 pasien, sembuh 119 orang, kematian 4 orang dan spesimen 59 tunggu.

“Bagi kabupaten/kota zona hijau atau kuning, agar tetap waspada, terhadap penularan baru dengan melakukan penjagaan pada semua perbatasan, meningkatkan edukasi dan pastisipasi masyarakat, serta meningkatkan surveilans aktif,” pungkasnya. (Bjs)

DRadio 104,3 FM Jambi