Beranda Akses Butuh Uang untuk Kebutuhan Sehari-hari, Pria di Jambi Nekat Mencuri di Asrama...

Butuh Uang untuk Kebutuhan Sehari-hari, Pria di Jambi Nekat Mencuri di Asrama TNI

JAMBI, AksesNews – Aksi nekat seorang pria di Kota Jambi, yang mencoba melakukan pencurian mesin pompa air di salah satu rumah TNI, berhasil digagalkan. Aksi nekat ini terjadi di asrama Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kodim 0415/BTH, Jelutung, Kota Jambi, sekitar pukul 23.00 WIB, Kamis (07/05/2020) lalu.

Pelaku yakni berinisial RR (33), warga Jalan Untung Suropati, RT. 48, Kelurahan Jelutung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi. Hal tersebut dibenarkan Kapolsek Jelutung, Iptu Dian Pornomo, melalui Kanit Reskrim Polsek Jelutung, Ipda Fajar, saat dikonfirmasi, Selasa (12/05/2020).

“Jadi awalnya kejadian ini terjadi saat anggota piket Kodim sedang melakukan patroli di rumah sekitaran asrama, dan melihat pelaku pada saat itu sedang mematahkan pipa mesin pompa air, yang berada di asrama Kodim. Melihat kejadian tersebut, petugas piket langsung menanyakan kepada pelaku terkait keperluan pelaku berada disana” Ujar Kanit Reskrim Polsek Jelutung Ipda Fajar.

Lanjut Ipda Fajar, saat ditanya oleh anggota piket Kodim, pelaku mengelak bahwa dirinya tidak melakukan pencurian, dengan alasan dirinya berada di sana untuk mencari bambu. Namun anggota piket tidak langsung percaya dan pelaku dibawa ke pos jaga.

“Setelah di pos jaga, saat diinterogasi oleh petuagas piket, pelaku tersebut baru mengakui bahwa dirinya hendak mencuri mesin pompa air yang berada di asrama Kodim,” jelasnya.

Selanjutnya anggota piket Kodim langsung melaporkan hal tersebut ke Unit Reskrim Polsek Jelutung. Sehingga pelaku langsung diamankan ke Mapolsek Jelutung guna pemeriksaan lebih lanjut.

Ipda Fajar juga mengatakan, bahwa pelaku tersebut baru pertama kali melakukan aksi pencurian dan pelaku bukan residivis.

“Pelaku ini baru pertama kali melakukan aksi pencurian, dirinya beraksi sendiri,” tambahnya.

Sementara itu dari pengakuan pelaku RR, dirinya nekat hendak melakukan aksi pencurian mesin pompa air di asrama Kodim tersebut, karena sedang membutuhkan uang untuk kebutuhan sehari-hari.

“Saya kerja sebagai tukang bangunan bang. Karena saya lagi butuh uang untuk kebutuhan sehari-hari, mangkanya saya nekat mencuri bang,” tutur pelaku.

Atas perbuatanya, pelaku dikenakan pasal 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman di atas 5 tahun penjara. (Bob/*)

DRadio 104,3 FM Jambi