Beranda Advertorial Bawang Putih Mahal, Pusat Akan Kirim 8 Ton ke Jambi

Bawang Putih Mahal, Pusat Akan Kirim 8 Ton ke Jambi

JAMBI, AkaesNews – Terkait kenaikan bawang putih, Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi telah berkoordinasi dengan Badan Ketahanan Pangan pusat untuk memfasilitasi ketersediaan bawang putih di Provinsi Jambi. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi Amir Hasbi saat ditemui diruang kerjanya, Selasa (11/02/2020).

“Saya langsung berkoordinasi dengan Badan Ketahanan Pangan pusat bahwa harga kita sekarang ini sudah merangkak naik makanya kami minta bantu agar difasilitasi dengan Importir,” sebutnya.

Amir Hasbi mengatakan importi bawang putih dari pusat akan didatangkan dalam waktu dekat ini sebanyak 8 ton.

“Dari pusat kita datangkan ada 8 ton, dan kalau kita lihat harga masih tinggi kita akan pinta lagi ke Pusat dan kita akan lakukan Operasi Pasar,” ujarnya.

Setelah bawang putih nantinya tiba di Jambi, pihak Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Jambi akan langsung melakukan operasi pasar.

“Nah dengan datangnya bawang putih dari pusat kita akan bagi-bagi ke Kabupaten/Kota dan akan melakukan operasi pasar,” paparnya.

“Dan InsyaAllah paling lama Jumat ini dikirim ke Jambi, langsung kita operasi pasar, dan langsung kita jual ke konsumen dengan per paket setengah kilo Dan harga jauh lebih murah dari pasar karena kita peroleh langsung dari Importir Jakarta misalnya harga Importir Jakarta sana Rp. 35 ribu segitu juga yang akan kita jual ke konsumen,” lanjutnya.

Amir Hasbi juga mengatakan ada tiga daerah yang dibantu oleh Pusat diantaranya Jambi, Solo, dan Sumatera Barat.

“Ada tiga daerah yang diprioritaskan yang dibantu oleh Pusat, tiga daerah diantaranya Jambi, Sumatera Barat dan Solo,” jelasnya.

Amir Hasbi menyampaikan saat ini harga bawang putih disalah satu pasar di Jambi mencapai sangat merangkak naik. “Sekarang ini harga bawang putih naik ada harga Rp. 50 ribu/kg dan ada yang harga Rp. 60 ribu/kgnya,” terangnya.

Amir mengungkapkan pihaknya akan terus menetralisir harga pangan agar konsumen aman.

“Tujuan kita untuk menetralisir harga kepada konsumen dan fungsi kami adalah bagaimana ketersediaan pangan di Provinsi Jambi ini aman kemudian tersedia dan harga yang wajar diterima oleh konsumen,” pungkasnya. (*)