Beranda Akses Aliansi Peduli Rakyat Sambangi PN Jambi Tuntut Keadilan Madiniyah

Aliansi Peduli Rakyat Sambangi PN Jambi Tuntut Keadilan Madiniyah

JAMBI, AksesNews – Terkait kasus tanah milik Madiniyah (71) seorang ibu yang memiliki Surat Hak Milik (SHM) yang di guguat secara perdata oleh Hendy alias Aciang, Aliansi Peduli Rakyat datangi Pengadilan Negeri (PN) Jambi guna menuntut keadilan hukum terhadap Madiniyah, Rabu (12/02/2020).

Koordinasi Lapangan (Korlap) Alias Peduli Rakyat Kemas Muchsin mengatakan mensesali tindakan yang dilakukan oleh pihak PN Jambi yang menerima gugatan tersebut, sebab Surat yang di ajukan Aciang cs tersebut menggunakan tahun Nipon.

“Yang lebih parah, dalam satu surat yang diajukan Aciang cs awalnya tahun 2502 Nipon menjadi 2602 tahun Nipon. Kok bisa satu surat tahunnya berubah dan diterima pihak PN Jambi. NKRI harga mati, jangan harus pakai tahun Nipon la untuk rampas hak rakyat kecil,” sebut Muchsin.

Lanjutnya, Aksi yang dilakukan ini merupakan wujud kontrol sosial untuk keadilan dengan memegang teguh azas praduga tak bersalah agar tercipta kepastian hukum yang berkeadilan.

“Kami meminta kepada majelis hukum harus menilai secara objektif dan meminta kepada aparat hukum agar berantas mafia-mafia tanah yang ada di Jambi, bukan ikut bekerja sama,” ujar Muchsin.

Dirinya juga menegaskan jika terindikasi tindak pidana supaya para mafia tanah yang ada di provinsi Jambi agar di jeruji besi membuat efek jerah.

Pada aksi tersebut, banyak aspirasi dan pertanyaan-pertanyaan yang dilontarkan oleh para pendemo. Hal tersebut di sambut langsung oleh Humas PN Jambi Yandri Roni di depan gerbang PN Jambi.

Yandri Roni mengatakan pihaknya tidak bisa menolak gugatan perdata yang masuk karena diantara mereka pasti ada yang dirugikan. Bagi pihak tergugat dan penggugat silahkan buktikan dengan bukti-bukti yang dimiliki.

“Kami tidak bisa menghentikan proses gugatan yang masih berlangsung. Kedua bela pihak silahkan buktikan dengan berkas dan dalil-dalil yang ada. Keputusan tetap di hakim, sidang terbuka untuk umum dan bisa disaksikan semua orang,” sebut Yandri.

Diketahui, Madiniyah merupakan pemilik SHM asli yang sudah di benarkan pihak BPN bahwa objek tanah di RT 20 (sebelumnya RT 07) kelurahan Lebak Bandung, Kecamatan Jelutung, Kota Jambi miliknya. Namun hingga saat ini, Aciang tidak mau pindah dari situ, bahkan mengajukan gugatan perdata kepada Madiniyah ke PN Jambi. (TimAJ)