Beranda Akses Fachrori Apresiasi Kritik dan Saran Dewan Terhadap 5 Ranperda

Fachrori Apresiasi Kritik dan Saran Dewan Terhadap 5 Ranperda

JAMBI, AksesNews – Gubernur Jambi, Fachrori Umar menyampaikan Nota Keuangan dan Rancangan Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RP APBD) Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2020 dalam rapat paripurna DPRD Provinsi Jambi, di Ruang Rapat Utama Gedung DPRD Provinsi Jambi, Jumat (11/09/2020) sore.

Agenda rapat paripurna tersebut adalah:
1. Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Lima Ranperda Provinsi Jambi, 2.Penyampaian Nota Keuangan RP APBD Provinsi Jambi Tahun Anggaran 2020 oleh Gubernur Jambi.

Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Provinsi Jambi, Edi Purwanto dan diikuti oleh 29 orang dari 55 orang anggota DPRD Provinsi Jambi.

Kelima Ranperda Provinsi Jambi yang ditanggapi oleh DPRD Provinsi Jambi adalah:
a. Rancangan Peraturan Daerah tentang Cadangan Pangan.
b. Rancangan Peraturan Daerah tentang Pengangkutan Batubara di Provinsi Jambi.
c. Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan Atas PERDA Provinsi Jambi Nomor 8 Tahun 2016 Tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Jambi.
d. Rancangan Peraturan Daerah tentang Perubahan PERDA Provinsi Jambi Nomor 6 Tahun 2011 tentang Pajak Daerah.
e. Rancangan Peraturan Daerah tentang Pencabutan PERDA Nomor 4 Tahun 2014 tentang Retribusi Perpanjangan Izin Mempergunakan Tenaga Asing.

Juru bicara fraksi yang membacakan pandangan umum terhadap Lima Ranperda Provinsi Jambi adalah: Fraksi PDIP Akmaluddin, Faksi Gerindra Hakiman, Fraksi Golkar M.Juber, Fraksi Demokrat Ahmad Fauzi Ansori, Fraksi PAN Ririn Novianti, Fraksi PKB Alfarabi, Fraksi PKS Rendra Usman Ermulan, Fraksi P3 Berkarya Kamaluddin Havis, Fraksi Nasdem Hanura Sofwan.

Fachrori mengucapkan terima kasih atas berbagai masukan baik kritik maupun saran dari fraksi-fraksi DPRD Provinsi Jambi terhadap lima Ranperda. Ia meyakini bahwa masukan tersebut untuk meningkatkan kualitas Ranperda tersebut.

Terkait nota keuangan RP ABPD 2020, Fachrori mengatakan bahwa Pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap perekonomian Provinsi Jambi, yakni terkontraksinya (menurunnya) perekonomian, yang harus disikapi dengan menghitung dan merancang ulang pendapatan dan belanja daerah dalam pembangunan, tentunya mengacu pada program pembangunan Pemerintah Provinsi Jambi. (HMS)

DRadio 104,3 FM Jambi