Beranda Akses Kartu Pelanggan Gas di Kota Jambi Jadi Barometer Daerah Lain

Kartu Pelanggan Gas di Kota Jambi Jadi Barometer Daerah Lain

KOTAJAMBI, AksesNews – Carut-marut pendistribusian gas elpiji 3 Kg di seluruh wilayah yang dirasakan masyarakat selama ini tak kunjung berakhir. Ibarat benang kusut saling terkait dan tersistem di antara para agen ataupun pangkalan serta mafia-mafia tabung gas tersebut.

Dengan secepatnya, pangkalan melepaskan stok gas subsidi 3 kg ke para pengecer, agar tidak perlu lama langsung dapat duit. Untuk meredam kenakalan para agen dan pangkalan, dengan dibuatmya Kartu Pelanggan yang pendataannya berbasis NIK dan KK masyarakat yang benar-benar berhak mendapatkan subsidi.

Dengan demikian, maka akan jelas antara kebutuhan dan jumlah kuota yang di subsidi sehingga dapat terkontrol. Untuk setiap pangkalan, harus melaporkan setiap bulan kuota yang tersalurkan kepada instansi terkait.

Dalam waktu dekat, khususnya seluruh kabupaten yang ada di Provinsi Jambi dan umumnya seluruh provinsi yang ada di Indonesia akan segera membuat kartu pelanggan seperti yang telah dilakukan oleh Kota Jambi atas inspirasi dan pengajuan Kurniadi Hidayat sebagai Ketua Umum LPKNI Pusat kepada Wali Kota Jambi.

Pertama di Indonesia, Kartu Pelanggan Gas ala Fasha Jadi Role Model Nasional

“Alhamdulillah, pada pertengahan tahun 2018 usulan kami dipenuhi oleh Bapak Wali Kota Jambi H. Syarif Fasha dan masuk di dalam program 100 hari kerja Wali Kota untuk menerbitkan Kartu Pelanggan,” kata Kurniadi selaku Ketua Umum LPKNI Pusat, Sabtu (10/10/2020).

Harapannya, program ini akan menjadi contoh atau barometer bagi wilayah lain, sehingga harapan masyarakat segera teratasi permasalahan subsidi elpiji 3 Kg terkait harga tinggi dan langka terselesaikan.

“Tidak sia-sia kami sejak mulai dari tahun 2017 telah menyuarakan terkait Regulasi Subsidi elpiji 3 Kg, namun berkat itu semua dan Wali Kota Jambi semua masyarakat kini bisa merasakan hasilnya,” pungkas Kurniadi.

SUMBER: LPKNI Pusat

DRadio 104,3 FM Jambi