Beranda Akses Tutup saat Wabah Corona, Belasan Warung di Kota Jambi Disatroni Pencuri

Tutup saat Wabah Corona, Belasan Warung di Kota Jambi Disatroni Pencuri

KOTAJAMBI, AksesNews – Aksi perampokan dan pencurian semakin marak terjadi di tengah wabah virus Corona (COVID-19) yang saat ini tengah merebak. Sepertinya, para palaku memanfaatkan warung yang tutup karena imbauan pemerintah terkait penerapan jam malam.

Dari pengakuan pedagang, setidaknya sudah belasan warung di Kota Jambi yang disatroni pencuri alias maling. Aksi perampokan terjadi di kawasan Kota Baru, Kota Jambi sebanyak 14 warung  menjadi sasaran perampokan.

Salah satu pemilik warung, Yuni (56) mengatakan, bahwa dirinya tidak mengetahui pukul berapa kejadian perampokan tersebut, karena aktivitas warung tutup pada pukul 17.00 WIB, Selasa (07/04/2020) sore.

Menurutnya, ia baru mengetahui kejadian perampokan tersebut sekitar pukul 07.00 WIB, pagi tadi, Rabu (08/04/2020), saat dirinya akan membuka warung.

“Saya baru tahu kejadian ini waktu mau buka warung pagi tadi, dan semua pemilik toko yang berjualan di sini ada 14 orang mengatakan kalau barang mereka ada yang hilang, kami sudah melapor ke ketua kami,” kata Yuni, Rabu (08/04/2020) sore.

Untuk kerugiannya sendiri, ia tidak mengetahui pasti, yang jelas warungnya sendiri mengalami kerugian sekitar Rp 500 ribu dan ada juga yang sekitar Rp 1 juta. Untuk total kerugian setiap warung berbeda-beda.

Atas kejadian tersebut, pemilik warung mengalami kerugian berupa, tabung gas sebanyak 5 buah dengan ukuran 3 Kg, 2 kompor gas, kopi saset, gula, telor, mie, dan kursi sekitar sebanyak 13 buah.

Sementara itu, Ketua Koperasi Warung, Sugito (67) yang juga menjadi sasaran perampokan tersebut, mengatakan bahwa selama 4 tahun warung koperasi tersebut beroperasi baru tadi malam terjadi aksi perampokan.

“Ini kejadian perampokan baru pertama kali terjadi dan memang benar tempat ini tidak ada yang jaga,” jelasnya.

Terpisah, Kapolsek Kota Baru, AKP Afrito Marbaro saat dikonfirmasi membenarkan terkait kejadian perampok tersebut, namun hingga saat ini pemilik warung belum membuat laporan ke Polisi. (NJ/*)

DRadio 104,3 FM Jambi