Beranda Akses Modus COD, Pelaku Pencurian di Jambi Ancam Korban dengan Celurit

Modus COD, Pelaku Pencurian di Jambi Ancam Korban dengan Celurit

JAMBI, AksesNews – Seorang pria berinisial AG, warga Kelurahan Legok, Kecamatan Danau Sipin, Kota Jambi berhasil diamankan Unit Reskrim Kepolisian Sektor (Polsek) Telanaipura. AG diamankan pada Rabu (06/05/2020) pagi, karena diduga telah melakukan aksi pencurian dengan menggunakan senjata tajam (sajam) jenis celurit.

Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika Putra mengatakan, pelaku diamankan di rumahnya. Saat hendak diamankan petugas, pelaku sempat melakukan perlawanan, sehingga pihak kepolisian memberikan tindakan tegas dengan menembak kaki pelaku.

“Pelaku ini beraksi dengan menggunakan sajam, dan kita bergerak cepat melakukan penangkapan. Saat akan diamankan oleh anggota kita, pelaku mencoa melakukan perlawanan, sehingga harus kita lakukan tindakan tegas dan terukur,” kata Yumika, Kamis (07/05/2020).

Untuk mencari target yang akan menjadi korban pelaku, Yumika mengatakan, AG bersama dua orang rekannya memancing korban dengan modus akan melakukan pembelian handphone melalui media sosial, dengan sistem Cash on Delivery (COD).

Lebih lanjut, Yumika mengatakan, dalam aksinya kali ini, AG beserta satu orang temannya yang saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian, mengarahkan korban untuk bertemu di kawasan rumahnya, yaitu di Kelurahan Legok.

“Jadi pelaku ini menggunakan modus pembelian handphone melalui medsos, dan setelah bertemu korbannya, pelaku langsung menodongkan sebuah celurit pada korban, disana lah pelaku langsung merampas handphone milik korban,” sambungnya.

Pada saat kejadian, Yumika mengatakan, korban pasrah dan tidak melakukan perlawanan, sehingga pelaku tidak nekat untuk melukai korban.

“karena korban merasa ketakutan, dia tidak melawan, dan langsung menyerahkan handphonenya. Dan kedua pelaku langsung melarikan diri,” terang Yumika.

Dari tangan pelaku, polisi menyita 2 unit Handphone hasil curian serta 1 unit senjata tajam jenis celurit, yang digunakan untuk mengancam korban. Kini pihak kepolisian akan terus melakukan pengembangan terkait kasus tersebut. Sementara satu orang teman pelaku, kata Yumika, secepatnya akan dilakukan penangkapan.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, pelaku dijerat pasal 368 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) tentang tindak pidana perampasan, dengan ancaman 9 Tahun kurungan penjara. (Bob)

DRadio 104,3 FM Jambi