Beranda Akses Peran Kepala Sekolah di Saat Pandemi Covid-19

Peran Kepala Sekolah di Saat Pandemi Covid-19

JAMBI. AksesNews – Berbicara kepemimpinan organisasi sekolah, kepala sekolah merupakan seseorang yang berada di garda terdepan dalam upaya mencerdaskan bangsa. Kepala sekolah merupakan ujung tombak dalam keberhasilan maju atau tidaknya suatu satuan pendidikan yang ia pimpin.

Kepala sekolah memikul tanggung jawab terhadap kenyamanan dan ketertiban lingkungan sekolah serta warga sekolahnya. Rasa aman dan nyaman ini harus dirasakan oleh guru, siswa dan orangtua. Termasuk dalam hal keamanan dan kenyamanan di masa tanggap darurat Covid -19.

”Kepala sekolah memegang peranan vital sebagai leader dalam membangun atmosfir pendidikan dan memastikan peserta didik tetap mendapatkan pembelajaran bermakna, seperti guru guru SDN 47/IV Kota Jambi yang melakukan pembelajaran jarak jauh (PJJ) kepada siswanya dengan menggunakan pembelajaran PAIKEM (Pembelajaran Aktif, Inovatif, Kreatif, Efektif, dan Menyenangkan),” ujar Ansori, Selasa, (6/5/2020).

Sejalan dengan PAIKEM, sebagai sekolah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation melalui LPTK FKIP Universitas Jambi ini juga menerapkan salah satu pembelajaran aktif MIKiR (Mengalami, Interaksi, Komunikasi, dan Refleksi) pada saat pembelajaran jarak jauh (daring).

Oleh sebab itu saya yakin dengan adanya pengambilan langkah-langkah yang tepat dan koordinasi yang baik dengan seluruh pihak sekolah, maka proses pembelajaran dan pengajaran di tengah wabad covid -19 akan berjalan lancar. Dengan adanya keputusan yang mensyaratkan siswa dan guru melakukan pembelajaran dari rumah maka kepala sekolah harus mampu menularkan semangat perubahan kepada guru, siswa dan orangtua secara cepat dan akurat.

Beberapa langkah yang saya ambil dalam membangun atmosfir pendidikan yang paikem yaitu:

1. Mendayagunakan seluruh komponen Pendidikan dalam rangka menjamin terlaksananya pembelajaran dengan suasana yang berbeda

Merancang kurikulum dan pembelajaran yang sesuai dengan kondisi darurat bencana covid 19 ini melalui optimalisasi pemamfaatan tekhnologi (kelas pintar). Langkah ini sangat penting mengingat bahwa kegiatan belajar mengajar akan dilakukan oleh guru dan peserta didik meskipun menggunakan metode jarak jauh (daring).

Saya Bersama para guru membuat peta pengajaran yang rinci dan akurat tentang sebaran materi yang akan dilaksanakan/ dibahas selama pandemi Covid-19. Serta meminta para guru antar mata pelajaran untuk dapat berkolaborasi dan mengatur jadwal sehingga beban tugas peserta didik tidak terlalu tinggi dan menumpuk. Selain itu, berdasarkan edaran bapak Walikota Jambi bahwa tugas tidak hanya aspek pengetahuan, maka kami juga menyelipkan aspek life skills (kecakapan hidup) dimana siswa merasa pembelajaran daring harus menyenangkan dan bermakna.

Memberikan semangat dan apresiasi kepada guru, siswa dan orangtua.

Segenap pemberian motivasi kepada para guru juga saya sampaikan agar apapun kendala dan permasalahan yang dihadapi oleh guru dapat dibicarakan dengan baik tentang pemamfaatan media daring ataupun solusi yang ingin di dapatkan. Guru mengajar online artinya membutuhkan ekstra energi untuk menyiapkan materi, dan lain-lain.

Seluruh warga sekolah tentunya sangat merindukan sekolah terutama bagi siswa, sekolah adalah rumah kedua bagi mereka.

Saya selalu memberikan kata kata motivasi dan juga himbauan agar dalam masa masa yang penuh kebosanan ini siswa tetap bersemangat melakukan aktivitas/tugasnya di rumah. Orangtua pun demikian, banyak yang merasa stress dan kewalahan karena menjadi guru dadakan dirumah bagi anak anaknya.

Saya mengirimkan kalimat apresiasi dan ungkapan terimakasih kepada segenap orangtua melalui whatsapp grup paguyuban seluruh kelas yang berisikan 1000 orang anggota. Seluruh orangtua memberikan feedback yang sangat responsif terhadap penyerahan tugas dll. Pesan semangat dan motivasi tentunya sedikit banyak akan mampu menghidupkan kembali semangat yang mulai mengendor sesuai petuah ala Ki Hajar Dewantara: “Ing Madya Mangun Karsa” atau di tengah-tengah memberi semangat tentu saja langkah ini sangatlah efektif.

2. Melakukan pelatihan daring secara singkat mengenal platform pengajaran online

Saya selaku kepala sekolah menyadari keterbatasan kemampuan dan sarana yang tersedia. Tidak semua guru mampu mengoperasikan platform daring dan mempunyai sarana seperti ketersediaan kuota sepanjang waktu. Disinilah peran para guru yang melek IT dan yang telah mendapatkan pelatihan pelatihan berbasis nasional dan internasional di bidang IT.

Guru guru yang melek IT mendampingi guru lain yang belum bisa sehingga ketercapaian penggunaan dan pengoperasian flatform dapat di jalankan. Kini, untuk kuota para guru pun sudah dimasukkan ke dana bos sesuai edaran bapak Menteri, sehingga kendala kuota bukan lagi menjadi penghalang bagi para guru untuk mengoperasikan platform pengajaran daring/online.
Beruntungnya bagi saya para guru di satuan Pendidikan yang saya bina lebih dari 90 % gurunya mampu IT sehingga mereka menggunakan berbagai aplikasi pembelajaran daring seperti: Edmodo, Google Classroom, Google Form, Quizizz, Quipper, Facebook, Instagram, Youtube, dll.

3. Mentransformasikan laporan tugas ke dalam bentuk daring untuk Dinas

Seluruh stakeholder sekolah yang bertugas dan menjabat untuk menyusun rencana kerja darurat untuk dilaporkan setiap harinya. Laporan tersebut secara terperinci akan berisi deskripsi kegiatan dan bukti fisik seperti foto dll. Laporan dikirim melalui google form sehingga memudahkan semua stakeholder sekolah dalam pelaporan dan bertanggung jawab atas tugas dan kinerja masing masing.

4. Melakukan komunikasi multi arah dalam upaya sterilisasi satuan pendidikan/sekolah

Wabah yang sedang berlangsung ini sangat memprihatinkan dan tentu saja pihak sekolah harus ikut andil dalam melakukan upaya upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

Sekolah mendapatkan bantuan dari instansi terkait untuk melakukan penyemprotan disinfektan (disinfectant spray) di lingkungan sekolah agar sekolah siap digunakan pada waktunya. Selain itu, para siswa diajarkan untuk membuat disinfektan sendiri dan menjadi agen pencegahan covid 19 di rumahnya masing-masing.

Ditulis Oleh: Ansori, S,Pd, M.Pd/Kepala Sekolah SDN 47/IV Kota Jambi/Sekolah mitra Program PINTAR Tanoto Foundation melalui LPTK FKIP Universitas Jambi.

DRadio 104,3 FM Jambi