Beranda Akses Pelaku Jambret yang Sebabkan Korbannya Meninggal Tertangkap

Pelaku Jambret yang Sebabkan Korbannya Meninggal Tertangkap

JAMBI, AksesNews – Akhirnya pelaku jambret yang melakukan aksi kejahatan di kawasan Jalan Prof. Yamin, No. 36, tepatnya di depan BRI Payo Lebar, Jelutung, Kota Jambi yang membuat korbannya meninggal dunia berhasil diamankan Tim Reskrim Polresta Jambi.

Pelaku tersebut yakni DS, warga Jambi Luar Kota (Jaluko), Kabupaten Muaro Jambi yang diamankan warga setelah kedapatan melakukan aksi jambret di depan RS Sungai Kambang Kecamatan Telanaipura, Kota Jambi beberapa waktu lalu.

Kapolresta Jambi, Kombes Pol Dover Christian mengatakan bahwa, setelah dilakukan pengembangan, ternyata pelaku DS yang melakukan aksi jambret tersebut juga merupakan seorang DPO Polsek Jelutung yang telah melakukan aksi jambret dan membuat korbannya meninggal dunia.

“Pelaku DS ini DPO Polsek Jelutung, yang melakukan aksi jambret pada Rabu (13/05/2020) lalu, di kawasan Jelutung dan membuat korbannya meninggal,” kata Kapolresta Jambi Kombes Pol Dover Christian, Sabtu (05/09/2020).

Menurutnya, pelaku DS tersebut saat melakukan aksi jambret di kawasan Jelutung, Kota Jambi yang membuat korbannya meninggal dunia bersama rekannya berisinial T yang saat ini masih masih buron.

“Pelaku DS ini beraksi di Jelutung tidak bersama rekannya yang beraksi di kawasan Telanaipura, rekan pelaku DS yang beraksi di Jelutung berinisial T masih kita buru,” tegasnya.

Polsek Kota Baru Terus Deteksi Jambret di Kota Jambi

Untuk diketahui, korban jambret yang meninggal dunia tersebut berinisial M (59) warga Jalan Prof. M Yamin, Payo Lebar, Jelutung, Kota Jambi harus meregang nyawa setelah menjadi sasaran dua orang pelaku penjambretan beberapa hari lalu.

Kanit Reskrim Polsek Jelutung, Ipda Fajaruddin mengatakan, aksi penjambretan tersebut berawal saat korban bersama suaminya yang mengendarai sepeda motor datang dari arah Pall 5, Kota Jambi, hendak kembali ke rumahnya.

Namun, tiba-tiba dua orang dengan menggunakan sepeda motor langsung memepet korban beserta suaminya dari sebelah kiri, dan mencoba merampas tas yang berada di bagian depan sepeda motor korban.

Suami korban sempat mencoba melakukan perlawanan dengan menendang pelaku. Namun nahas, sepeda motor tersebut kehilangan keseimbangan dan terjatuh ke badan jalan, hingga kepala korban turut terbentur ke badan jalan.

“Pas saat melakukan perlawanan dengan menendang motor pelaku, korban dan suaminya terjatuh. Saat itu, korban tidak memakai helm pengaman dan terbentur di bagian kepala,” kata Ipda Fajar, Jumat (15/05/2020) lalu.

Pada saat kejadian, kata Fajar, korban tidak sadarkan diri dan segera dilarikan ke rumah sakit. Namun nahas, pada Kamis (14/05/2020), nyawa korban tidak tertolong dan menghembuskan nafas terakhirnya sekira pukul 05.00 WIB dini hari.

Atas kejadian tersebut, kedua pelaku berhasil merampas tas milik korban yang berisi 1 unit hand phone merek nokia, 1 buah mukenah untuk shalat, dan uang tunai sekira kurang lebih Rp 1 juta. (Team AJ)