Beranda Akses Ribuan Burung Langka dan Dilindungi Gagal Diselundupkan ke Jambi

Ribuan Burung Langka dan Dilindungi Gagal Diselundupkan ke Jambi

TANJABBAR, AksesJambi.com – Kepolisian Polres Tanjung Jabung (Tanjab) Barat dari Unit Reskrim Polsek Tungkal Ulu berhasil mengamankan Norman Widodo (32) warga Dusun Sungai Baung II Pematang Jaya, RT 01, RW 02, Rengat Barat, Provinsi Riau karena membawa burung yang dikategorikan sebagai satwa yang dilindungi pada Sabtu malam (04/04/2020) sekira pukul 22.00 wib di Jalan Lintas Timur Km 140 Desa Gemuruh Kecamatan Tungkal Ulu Kabupaten Tanjab Barat.

Kapolres Tanjab Barat, AKBP Guntur Saputro mengatakan pihaknya berhasil mengamankan sopir yang membawa burung yang merupakan satwa yang dilindungi tersebut di dalam sebuah mobil saat giat cipta kondisi yang dilakukan personil Polres Tanjab Barat di Jalan Lintas Timur Km. 138 Kelurahan Pelabuhan Dagang Kecamatan Tungkal Ulu.

Foto: istimewa

Kegiatan cipta kondisi yang dipimpin oleh Kapolsek Iptu Dasep, personil mencurigai salah satu Kendaraan jenis Avanza dari arah Pekanbaru menuju ke Jambi yang secara tiba-tiba berbalik arah kembali menuju Pekanbaru.

“Kemudian Iptu Dasep bersama dengan anggota melakukan pengejaran terhadap kendaraan tersebut dan berhasil diamankan di Jalan Lintas Timur Desa Gemuruh Km 140,” jelas Kapolres, Minggu (05/04/2020).

Menurutnya, sebelum berhasil di amankan sempat terjadi aksi kejar kejaran antara tim Polsek Tungkal Ulu dengan pelaku. Sebab, saat akan di lalukan pemeriksaan oleh tim Polsek Tungkal Ulu. Mendadak, mobil tersebut berputar arah.

“Setelah dilakukan pemeriksaan kendaraan, diduga pelaku tertangkap tangan membawa satwa burung yang dilindungi dan terdapat tiga pasang Plat Nomor Polisi,” ungkapnya.

Dari tangan pelaku di temukan barang bukti berupa Mobil Toyota Avanza No Pol BH 2132 EK. Namun, Tanda Nomor Kendaraan Berlaku (TNKB) yang digunakan berbeda dengan kendaraan tersebut yakni, TNKB Plat Mobil No Pol BG 1172 BB, B 2132 BZP dan H 8541 JP.

“Nomor polisi yang tertera di mobil dengan TNKB beda, Nopol Jambi tapi surat nya itu Sumsel,”ucapnya.

Kemudian barang bukti lainnya berupa satwa yang di lindungi terdiri dari burung Kacer sebanyak dua ekor, Cucak Hijau 34 ekor, Cucak Mini 45 ekor, Kepodang 31 ekor, ciblek 300 ekor, Gelatik Sumatra 300 ekor, Kolibri 500 ekor dan Poksay Mandarin 6 ekor.

Foto: istimewa

“Satwa ini akan di jual sepertinya, tapi saat ini masih kami dalami kemana akan di jual dan seterusnya,” jelasnya.

Pelaku terancam Pasal 40 ayat (2) Jo Pasal 21 ayat (2) UU Nomor 5 tahun 1990 tentang Konservasi yang berbunyi setiap orang dilarang untuk menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi.

“Kita saat ini mengamankan Pelaku, barang bukti dan akan kita periksa lebih lanjut,” pungkasnya. (Dika)

DRadio 104,3 FM Jambi