Beranda Akses Aksi Teror Kembali Terjadi di Kota Jambi, 3 Pemotor Bawa Sajam Serang...

Aksi Teror Kembali Terjadi di Kota Jambi, 3 Pemotor Bawa Sajam Serang Mahasiswa

JAMBI, AksesNews – Aksi penyerangan secara membabi buta yang dilakukan dengan oleh sejumlah remaja kembali terjadi, kali ini mereka menyasar kawasan Jendral Basuki Rahmad, Kota Baru, tepatnya depan Kantor Telkom, di halaman WiFi Corner, Selasa (01/12/2020) pukul 02.00 dini hari.

Bopeng (23), warga Pasir Putih selaku yang menjadi korban penyerangan tersebut mengatakan, saat itu dirinya sedang duduk bersama kedua rekannya menggunakan WiFi untuk mengerjakan tugas kuliah.

Hampir 2 jam mereka duduk di sana, sekitar pukul 02.00 WIB, mereka tiba-tiba saja diserang secara membabi buta oleh 3 orang yang tidak dikenal (OTK).

“Lagi ngerjain tugas kuliah, tahunya pas kawan teriak ada yang datang bawak sajam dan kayu balok. Disitu saya belum sadar, tapi dua kawan saya sudah lari ke dalam Telkom,” sebutnya.

Menurut korban, para pelaku ini sudah mematikan sepeda motornya dari jauh dan membawa kayu balok yang duduk di belakang, ada juga yang bawa samurai duduk di tengah, satu lagi nunggu di atas motor.

“Dari penyerangan itu, untung saja tidak ada memakan korban. Saya hanya kena pukul di bagian kaki dan baju saya robek,” jelasnya.

Sementara itu, Security Telkom Hairul mengatakan bahwa saat itu rekannya yang berdinas malam, awalnya rekannya tersebut melihat ada dua orang yang kabur ke arahnya untuk minta tolong lantaran diserang.

“Jadi pas kawan saya cek, dia lihat ada tiga orang, dua di antara mereka ada yang bawa sajam sama kayu balok. Dikira mau tauran, makannya rekan saya tidak nolong karena takut,” katanya.

Lebih lanjut, Hairul menambahkan jadi tak lama dari kejadian ribut tersebut, 3 pelaku ini langsung lari, karena melihat korban sudah mereka pukul dengan kayu balok, dan ketakutan lantaran hampir ketangkap sama korban.

“Ini baru kejadian pertama kali, sebelumnya gak pernah seperti ini. Biasanya orang ngumpul dan mabuk-mabukan gak sampai seperti ini,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolsek Kota Baru, AKP Afrito M Macan mengatakan, pihaknya sampai saat ini belum ada menerima laporan dari karbon.

“Kita tidak bisa bergerak kalau tidak ada bukti, namun tetap anggota saya nanti akan mengecek ke TKP untuk memastikanya lagi,” pungkasnya. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi