Beranda Akses Gelapkan Mobil Perusahaan untuk Beli Sabu, 2 Warga Padang Dibekuk Polisi

Gelapkan Mobil Perusahaan untuk Beli Sabu, 2 Warga Padang Dibekuk Polisi

JAMBI, AksesNews – Tim Reskrim Macan Polsek Kota Baru berhasil mengamankan dua tersangka yakni Ismi Afdal (28) dan Imam Fauzi (21), warga Kota Padang. Keduanya diamankan lantaran nekat melakukan penggelapan Mobil truk Mitsubisi warna kuning kombinasi Nopol BA 9129 QU milik PT Jenas Beningmas Persada.

Kedua tersangka diamankan ditempat berbeda dan dihari yang berbeda juga. Untuk tersangka Ismi, diamankan di kawasan Bangko, Kabupten Merangin pada Selasa (20/10/2020) lalu ditempat persembuyiannya. Sedangkan tersangka Imam, diamankan di kawasan Kubukandang pada Kamis (22/10/2020) lalu.

Setelah keduanya berhasil diamankan, mereka langsung dibawa ke Polsek Kota Baru guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kapolsek Kota Baru, AKP Afrito Marbaro, mengatakan bahwa kedua tersangka ini merupakan mantan sopir PT Jenas Beningmas Persada. Jadi, rencananya kedua mobil ini akan mereka jual dan uangnya untuk keperluan sehari-hari dan untuk membeli sabu.

“Untuk saat ini, kedua pelaku masih kita lakukan penyelidikan lebih dalam karena masih ada dua barang bukti lagi yang harus kita cari,” kata Kapolsek Kota Baru, AKP Afrito Marbaro, Selasa (03/11/2020).

Menurutnya, untuk modus kedua tersangka ini dengan meminjam mobil tersebut. Kemudian, mereka langsung melepaskan GPS yang berada di dalam mobil agar ketika mereka kabur tidak diketahui.

“Modus dari kedua tersangka yakni, dengan berpura meminjam mobil tersebut. Kemudian, mereka langsung membongkar GPS yang berada di dalam mobil agar tidak diketahui keberadaan mereka saat membawa kabur mobil tersebut,” jelasnya.

Atas kejadian tersebut, PT Jenas Beningmas Persada mengalami kerugian sebesar Rp 150 juta. Dari tangan pelaku, Tim Reskrim Polsek Kota Baru berhasil mengamankan barang bukti berupa GPS yang telah dibongkar mereka dan 1 unit mobil Truk Mitsubisi Nopol BA 9129 QU.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua tersangka dikenai pasal 372 KUHpidana tentang penggelapan dalam jabatan dengan ancaman penjara 4 tahun. (Team AJ)

DRadio 104,3 FM Jambi